Video yang Diduga Plagiarisme Ditarik, Via Vallen: Aku Malu Banget

Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:00 WIB
loading...
Video yang Diduga Plagiarisme Ditarik, Via Vallen: Aku Malu Banget
Via Vallen. Foto/IG @viavallen
A A A
JAKARTA - Via Vallen menyesal dan meminta maaf atas video musik terbarunya yang diduga menjiplak konsep video milik penyanyi terkenal Korea Selatan, IU . Via mengaku sangat malu dan segera menarik video tersebut dari kanal YouTube.

Via berjanji bakal menjadikan peristiwa plagiat ini sebagai pembelajaran untuk dirinya agar lebih baik di kemudian hari. "Sekali lagi, dari lubuk hati terdalam, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini," kata Via melalui unggahan di akun Instagram.

"Sejujurnya, aku malu banget pas tahu video klip ini mirip dengan IU. Aku bakal minta videonya buat di-take down," lanjut perempuan kelahiran Surabaya, 1O Oktober 1991 itu.

Ascada Musik selaku manajemen yang menaungi Via Vallen juga memberikan klarifikasi terkait dugaan plagiat penyanyinya tersebut atas video musik "Above The Time".

(Baca Juga: Diduga Lakukan Plagiat Video Penyanyi Korea IU, Via Vallen Menyesal dan Minta Maaf )

Ascada Musik memberi klarifikasi terkait masalah ini melalui kolom komentar video "Kasih Dengarkanlah Aku", yang mengaku hanya menerima konsep atau ide yang ditawarkan sang sutradara klip.



"Bahwa pihak manajemen menerima seluruh konsep/ide video klip yang ditawarkan oleh pihak sutradara. Adapun dari hasil akhir video klip tersebut ada kemiripan dengan video klip lain, kami dari pihak management sama sekali tidak mengetahuinya, dan pihak management sedang meminta klarifikasi dari pihak sutradara," tulis Ascada Musik dalam pernyataannya di media sosial.

Ascada Musik menegaskan, pelantun lagu "Kasih Dengarkanlah Aku", yakni Via Vallen dan Dyrga Dadali, hanya menjalankan tugas mereka sebagai penyanyi. Seluruh aktivitas di video musik tersebut merupakan arahan dari sutradara.

"Kedua artis ini tidak turut serta berperan dalam menentukan konsep ide video klip," tandas Ascada Musik.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1946 seconds (11.97#12.26)