Liburan Panjang, Yuk! Tetap Jaga Protokol Kesehatan
Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Status itu bisa diketahui dengan mengunjungi laman resmi Covid-19 atau menanyakan langsung ke kantor pemerintahan setempat. Disarankan pilih lokasi liburan di zona hijau yang relatif lebih aman.
Keempat, setelah zonasi pastikan lokasi liburan di tempat terbuka atau outdoor seperti pantai atau wisata pegunungan. Lebih lanjut Dr. Tri menyarankan untuk hindari ruangan tertutup yang tidak masuk cahaya matahari dan udara. (Baca juga: DPR Dorong Pengembangan Pendidikan Indonesia Timur)
Kelima, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum memutuskan berangkat liburan. Jika kondisi fisik bermasalah, Dr. Tri menekankan untuk menunda perjalanan dan lebih baik berlibur di dekat rumah dengan jarak terjangkau.
"Kuncinya adalah menghindari penularan melalui droplet. Makanya harus memakai masker yang melindungi hidung dan mulut. Menjaga jarak agar saat berbicara sedikit droplet keluar. Tetap saling menjaga jarak sehingga tidak terkena dan yang juga penting untuk mencuci tangan pakai sabun," tandasnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio juga mengimbau masyarakat yang hendak berlibur saat liburan. Wisnutama menekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan secara disiplin agar tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19 .
"Saya harapkan semua stakeholder dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang ingin berlibur dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan, penuh rasa kepedulian,” kata Wishnutama dalam pernyataan resminya di Jakarta. (Baca juga: Air Kelapa Bisa Cegah Keparahan Covid-19)
Ia juga terus berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dalam mengantisipasi mobilisasi masyarakat saat libur panjang, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.
Keempat, setelah zonasi pastikan lokasi liburan di tempat terbuka atau outdoor seperti pantai atau wisata pegunungan. Lebih lanjut Dr. Tri menyarankan untuk hindari ruangan tertutup yang tidak masuk cahaya matahari dan udara. (Baca juga: DPR Dorong Pengembangan Pendidikan Indonesia Timur)
Kelima, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum memutuskan berangkat liburan. Jika kondisi fisik bermasalah, Dr. Tri menekankan untuk menunda perjalanan dan lebih baik berlibur di dekat rumah dengan jarak terjangkau.
"Kuncinya adalah menghindari penularan melalui droplet. Makanya harus memakai masker yang melindungi hidung dan mulut. Menjaga jarak agar saat berbicara sedikit droplet keluar. Tetap saling menjaga jarak sehingga tidak terkena dan yang juga penting untuk mencuci tangan pakai sabun," tandasnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio juga mengimbau masyarakat yang hendak berlibur saat liburan. Wisnutama menekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan secara disiplin agar tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19 .
"Saya harapkan semua stakeholder dan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat yang ingin berlibur dapat melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisiplinan, penuh rasa kepedulian,” kata Wishnutama dalam pernyataan resminya di Jakarta. (Baca juga: Air Kelapa Bisa Cegah Keparahan Covid-19)
Ia juga terus berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dalam mengantisipasi mobilisasi masyarakat saat libur panjang, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.
Lihat Juga :