Ketahuan, Joe Taslim Gunakan Bahasa Korea yang Hampir Punah di Film SwordMan

loading...
Ketahuan, Joe Taslim Gunakan Bahasa Korea yang Hampir Punah di Film SwordMan
Film Korea berjudul SwordMan yang dimainkan Joe taslim sudah tayang di bioskop. Aktor Indonesia ini pun ketahuan pakai bahasa Korea yang hampir punah, Manchuria. Foto/Instagram.
A+ A-
JAKARTA - Film Koreaberjudul SwordMan sudah tayang di Bioskop dan untuk pertama kalinya, aktor Indonesia, Joe Taslim dipercaya untuk tampil di film laga itu.

Tak hanya sekadar menunjukkan aksi bela diri di depan layar, banyak tantangan yang dihadapi pemain film The Raid itu. Salah satunya, dia harus menggunakan bahasa Manchuria. Lewat akun Instagram @joe_taslim, dia berbagi cerita akan film SwordMan yang dibintanginyaitu. (Baca juga: Cha Eun Woo hingga Park Yoo Na Meriahkan Drama True Beauty)

“Ini pertama kalinya gue dipercaya main film Korea, suatu tawaran yg harus gue pikir beberapa kali karena semua dialog gue dalam bahasa Manchuria yg udah lumayan punah dan Bahasa Korea zaman dulu yg sedikit berbeda dengan bahasa Korea modern karena ini filmnya setnya tahun 1600an,” tulis Joe di media sosial.

“Dan lebih lagi pertimbangan gue yg ga punya skill ilmu pedang apalagi main action dengan pedang. Tapi dengan latihan dan semedi yg banyak dijalanin sepenuh hati akhirnya kelar juga walo berbulan bulan shooting kemana mana harus bawa buku pelajaran bahasanya dan setiap sebelom tidur dengerin semua audio guide dialog yg harus gue ucapin di film,” sambung dia.
Ketahuan, Joe Taslim Gunakan Bahasa Korea yang Hampir Punah di Film SwordMan

Untuk menguasai bahasa Manchuria ini, Joe yang berperan sebagai Gurutai, ahli pedang Dinasti Qing ini mengaku sempat ngelindur lantaran dialognya dinilai sulit. Namun, sebagai pemain dia harus menunjukkan kemampuannya di depan layar sesempurna mungkin.



“Ngomong sendiri di jalan sampe ngelindur juga dialog gue yg keluar lol ditambah disiang hari latihan pedang dari basic banget dari cara pegang dan teknik dasar2nya,” beber dia.

Joe juga mengaku penampilannya di film SwordMan terbilang nekat. Apalagi, sejak tahu akan perannya itu yang banyak menggunakan bahasa Manchuria.

“Ini (main film) sebenernya gue nekat sih, karena dialog gue lumayan panjang panjang bukan tipe tipe karakter diem diem ngebacok seperti umumnya peran antagonist di film. Kombinasi performance drama dan actionnya di film ini sama kuatnya di karakter yg gue mainin,” jelas dia. (Baca juga: Dari Pesulap, Rhomedal Wujudkan Mimpi Jadi Penyanyi)



“Tapi team production di Korea sangat sangat membantu gue di semua prosesnya, industri mereka memang sangat luar biasa penuh dengan orang orang bertalenta hebat di productionnya, ditambah pesan bapak sebelom meninggal “Ga ada yg ga bisa di dunia ini kalo bener bener mau setengah gila latihan dan mencintai pekerjaan kamu”. So gue sikat ajalah urusan belakang nanti hasilnya kaya apa.. yg penting berikan yg terbaik,” tutur Joe.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top