Mengatasi Masalah Global Anemia Akibat Defisiensi Zat Besi
Senin, 02 November 2020 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Senior Vice President P&G Health Asia Pacific, Middle East and Africa Aalok Agrawal menuturkan, anemia senantiasa menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia dengan tingkat prevalensi tertinggi di Asia Tenggara dan Afrika.
Ia menjelaskan, anemia adalah risiko kesehatan yang sangat memengaruhi kelompok masyarakat yang paling rentan, yaitu perempuan dan anak-anak.
(Baca Juga: Lelah Setelah Liburan Panjang? Coba Atasi dengan 3 Makanan Ini! )
“Melalui forum ini, kami menyambut para pakar terkemuka bidang anemia, fisiologi zat besi, serta kesehatan gizi untuk bertukar wawasan dan bekerja sama dalam mengatasi permasalahan kesehatan anemia secara global. Kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pendekatan dan metode yang efektif untuk menangani anemia,” papar Aalok.
Diadakan secara virtual di tujuh negara Asia, sesi pembukaan forum tersebut bertema "Mengutamakan Kesehatan Darah melalui Diagnosis Dini dan Pengelolaan Defisiensi Zat Besi dan Mikronutrien".
Ia menjelaskan, anemia adalah risiko kesehatan yang sangat memengaruhi kelompok masyarakat yang paling rentan, yaitu perempuan dan anak-anak.
(Baca Juga: Lelah Setelah Liburan Panjang? Coba Atasi dengan 3 Makanan Ini! )
“Melalui forum ini, kami menyambut para pakar terkemuka bidang anemia, fisiologi zat besi, serta kesehatan gizi untuk bertukar wawasan dan bekerja sama dalam mengatasi permasalahan kesehatan anemia secara global. Kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pendekatan dan metode yang efektif untuk menangani anemia,” papar Aalok.
Diadakan secara virtual di tujuh negara Asia, sesi pembukaan forum tersebut bertema "Mengutamakan Kesehatan Darah melalui Diagnosis Dini dan Pengelolaan Defisiensi Zat Besi dan Mikronutrien".
(tsa)
Lihat Juga :