Kenali dan Jangan Remehkan Gejala Long Covid
Selasa, 03 November 2020 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
“Penelitian mengatakan bahwa penyakit yang ditimbulkan oleh COVID-19 bergantung pada seberapa berat kerusakan organ yang dialami oleh pasien sehingga terdapat potensi pasien yang mengalami gejala berkelanjutan akan melalui proses perbaikan organ tubuh yang memakan waktu lama,” ujar dr. Irhamsyah.
Baca juga : Resto Kecombrang, Magnet Baru Kuliner di Sentul City
Adapun pemeriksaan untuk pasien yang mengalami long covid adalah dimulai dengan tahapan wawancara, pemeriksaan fisik, riwayat penyakit sebelumnya, hingga pemeriksaan penunjang oleh dokter-dokter ahli agar dapat menentukan bahwa pasien mengalami gejala long covid. Dari tahap wawancara, pasien dapat menceritakan terkait gejala-gejala yang dialami setelah dirawat dan diterapi di rumah sakit sebagai pasien terinfeksi COVID-19 dan kemudian pasien dapat dilakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan radiologi paru serta laboratorium.
“Dari pemeriksaan laboratorium pun kita harus memeriksa parameter-parameter laboratorium seperti pemeriksaan darah lengkap, penanda proses peradangan dan infeksi, penanda enzim jantung, hingga pemeriksaan molekuler. Pemeriksaan penunjang ini berperan sangat penting untuk membantu klinisi apakah gejala yang dialami pasien adalah gejala COVID-19 atau tidak,” pungkas dr. Irhamsyah.
Baca juga : Resto Kecombrang, Magnet Baru Kuliner di Sentul City
Adapun pemeriksaan untuk pasien yang mengalami long covid adalah dimulai dengan tahapan wawancara, pemeriksaan fisik, riwayat penyakit sebelumnya, hingga pemeriksaan penunjang oleh dokter-dokter ahli agar dapat menentukan bahwa pasien mengalami gejala long covid. Dari tahap wawancara, pasien dapat menceritakan terkait gejala-gejala yang dialami setelah dirawat dan diterapi di rumah sakit sebagai pasien terinfeksi COVID-19 dan kemudian pasien dapat dilakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan radiologi paru serta laboratorium.
“Dari pemeriksaan laboratorium pun kita harus memeriksa parameter-parameter laboratorium seperti pemeriksaan darah lengkap, penanda proses peradangan dan infeksi, penanda enzim jantung, hingga pemeriksaan molekuler. Pemeriksaan penunjang ini berperan sangat penting untuk membantu klinisi apakah gejala yang dialami pasien adalah gejala COVID-19 atau tidak,” pungkas dr. Irhamsyah.
(sal)
Lihat Juga :