Di Inggris, Netizen Pro-Kontra soal Burger King Ajak Pelanggan Pesan Menu McDonald's
Kamis, 05 November 2020 - 10:27 WIB
loading...
Bukan hanya di Indonesia, hal serupa juga dilakukan Burger King Inggris yang mengajak pelanggan memesan menu McDonalds. Foto/The Independent
A
A
A
JAKARTA - Baru-baru ini media sosial dihebohkan oleh aksi solidaritas Burger King Indonesia kepada pelaku bisnis di sektor makanan dan minuman atau food and beverages (F&B).
Dalam Instagram resminya @Burgerking.id, Rabu (4/11), restoran cepat saji itu meluncurkan kampanye berjudul "Pesanlah dari McDonald's", yang bermakna mengajak pelanggan memesan makanan dari pesaing mereka. Tentu bukan tanpa alasan kampanye ini dibuat. Seperti diketahui, adanya pandemi COVID-19 saat ini memberikan pengaruh besar pada banyak sektor, termasuk F&B.
(Baca Juga: Aksi Solidaritas, Burger King Ajak Pelanggan Pesan Makanan di McDonald's )
Rupanya bukan hanya di Indonesia, hal yang sama juga dilakukan oleh Burger King Inggris. Dilansir dari The Guardian pada Kamis (5/11), Burger King di sana diketahui mengeluarkan kampanye dengan judul serupa, yang mempromosikan pesaingnya seperti McDonald's, KFC, hingga Five Guys. Kampanye ini dilakukan untuk mencegah kerugian finansial yang besar akibat pandemi COVID-19.
Dalam Instagram resminya @Burgerking.id, Rabu (4/11), restoran cepat saji itu meluncurkan kampanye berjudul "Pesanlah dari McDonald's", yang bermakna mengajak pelanggan memesan makanan dari pesaing mereka. Tentu bukan tanpa alasan kampanye ini dibuat. Seperti diketahui, adanya pandemi COVID-19 saat ini memberikan pengaruh besar pada banyak sektor, termasuk F&B.
(Baca Juga: Aksi Solidaritas, Burger King Ajak Pelanggan Pesan Makanan di McDonald's )
Rupanya bukan hanya di Indonesia, hal yang sama juga dilakukan oleh Burger King Inggris. Dilansir dari The Guardian pada Kamis (5/11), Burger King di sana diketahui mengeluarkan kampanye dengan judul serupa, yang mempromosikan pesaingnya seperti McDonald's, KFC, hingga Five Guys. Kampanye ini dilakukan untuk mencegah kerugian finansial yang besar akibat pandemi COVID-19.

Lihat Juga :