Blackpink dalam investigasi China karena Membahayakan Panda
Sabtu, 07 November 2020 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Fubao lahir di Korea Selatan tahun ini dan bukan milik kebun binatang Korea. Pemerintah China memiliki hampir semua panda di dunia, dan kebun binatang di seluruh dunia hanya menyewanya. Biaya pinjaman Panda mencapai 1 juta USD per tahun dengan kontrak 10 tahun diplomasi panda dan kebun binatang asing harus membayar pajak tambahan 400.000 USD untuk setiap bayi yang lahir dalam perawatan mereka.
Baca juga : Chayeoung TWICE Dikabarkan Dekat dengan Seniman Tato, Begini Respons sang Agensi
Karena panda di Dunia Panda Everland adalah milik China sehingga kebun binatang diharapkan mengikuti peraturan ketat untuk melindungi beruang dari penyakit apa pun. Salah satu aturan ini mengamanatkan bahwa anggota masyarakat tidak boleh menyentuh panda atau melakukan kontak dekat dengan mereka dengan cara apa pun.
Menurut Administrasi Kehutanan Negara China, mengizinkan non-profesional untuk menyentuh panda meningkatkan risiko tertular infeksi zoonosis. Selain itu, peraturan tersebut menyatakan bahwa orang yang memiliki hewan peliharaan tidak boleh melakukan kontak dekat dengan panda untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.
Pada 2015 lalu, beberapa panda mati karena penyakit anjing, virus yang ditemukan pada anjing peliharaan. Karena panda saat ini dianggap terancam punah, pemerintah China menganggap kesejahteraan mereka adalah yang terpenting.
Fakta bahwa Blackpink bukanlah pengasuh profesional bukan satu-satunya penyebab kekhawatiran netizen China. Sebagian besar anggota diketahui memiliki banyak anjing dan kucing di rumah. Akibatnya, protes di antara netizen China muncul tak lama setelah pratinjau 24/365 with Blackpink rilis di YouTube.
Baca juga : Chayeoung TWICE Dikabarkan Dekat dengan Seniman Tato, Begini Respons sang Agensi
Karena panda di Dunia Panda Everland adalah milik China sehingga kebun binatang diharapkan mengikuti peraturan ketat untuk melindungi beruang dari penyakit apa pun. Salah satu aturan ini mengamanatkan bahwa anggota masyarakat tidak boleh menyentuh panda atau melakukan kontak dekat dengan mereka dengan cara apa pun.
Menurut Administrasi Kehutanan Negara China, mengizinkan non-profesional untuk menyentuh panda meningkatkan risiko tertular infeksi zoonosis. Selain itu, peraturan tersebut menyatakan bahwa orang yang memiliki hewan peliharaan tidak boleh melakukan kontak dekat dengan panda untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.
Pada 2015 lalu, beberapa panda mati karena penyakit anjing, virus yang ditemukan pada anjing peliharaan. Karena panda saat ini dianggap terancam punah, pemerintah China menganggap kesejahteraan mereka adalah yang terpenting.
Fakta bahwa Blackpink bukanlah pengasuh profesional bukan satu-satunya penyebab kekhawatiran netizen China. Sebagian besar anggota diketahui memiliki banyak anjing dan kucing di rumah. Akibatnya, protes di antara netizen China muncul tak lama setelah pratinjau 24/365 with Blackpink rilis di YouTube.
Lihat Juga :