Semasa Hidup Gatot Brajamusti Miliki Riwayat Stroke, Ini Penyebabnya
Senin, 09 November 2020 - 10:57 WIB
loading...
Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Apriyanti menyebut Gatot Brajamusti mengalami hipertensi dan gula darah tinggi. Namun, dia juga miliki riwayat stroke. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Apriyanti menyebut bahwa Gatot Brajamusti mengalami hipertensi dan gula darah tinggi. Namun, sebelum meninggal, dia juga memiliki riwayat stroke.
Stroke terjadi ketika penyumbatan atau pendarahan pembuluh darah mengganggu atau mengurangi suplai darah ke otak. Ketika ini terjadi, otak tidak menerima cukup oksigen atau nutrisi, dan sel-sel otak mulai mati. (Baca juga: Ini Hubungan Hipertensi dan Gula Darah seperti yang Dialami Gatot Brajamusti )
Stroke adalah penyakit serebrovaskular. Ini berarti stroke mempengaruhi pembuluh darah yang memberi makan oksigen otak. Jika otak tidak menerima cukup oksigen, kerusakan mulai terjadi.
Dilansir Medical News Today, stroke merupakan darurat medis. Meskipun stroke dapat diobati, tetapi penyakit ini dapat menyebabkan kecacatan atau kematian.
Setiap jenis stroke memiliki penyebab potensial yang berbeda. Secara umum, stroke lebih mungkin mempengaruhi seseorang jika mereka mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, berusia 55 tahun atau lebih, memiliki riwayat stroke pribadi atau keluarga, tekanan darah tinggi, menderita diabetes.
Stroke terjadi ketika penyumbatan atau pendarahan pembuluh darah mengganggu atau mengurangi suplai darah ke otak. Ketika ini terjadi, otak tidak menerima cukup oksigen atau nutrisi, dan sel-sel otak mulai mati. (Baca juga: Ini Hubungan Hipertensi dan Gula Darah seperti yang Dialami Gatot Brajamusti )
Stroke adalah penyakit serebrovaskular. Ini berarti stroke mempengaruhi pembuluh darah yang memberi makan oksigen otak. Jika otak tidak menerima cukup oksigen, kerusakan mulai terjadi.
Dilansir Medical News Today, stroke merupakan darurat medis. Meskipun stroke dapat diobati, tetapi penyakit ini dapat menyebabkan kecacatan atau kematian.
Setiap jenis stroke memiliki penyebab potensial yang berbeda. Secara umum, stroke lebih mungkin mempengaruhi seseorang jika mereka mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, berusia 55 tahun atau lebih, memiliki riwayat stroke pribadi atau keluarga, tekanan darah tinggi, menderita diabetes.
Lihat Juga :