Ingin Hidup Lebih Lama? Jadilah Orang yang Optimistis
Kamis, 12 November 2020 - 11:51 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian tersebut menemukan wanita dengan tingkat optimisme tertinggi memiliki 1,5 lebih besar kemungkinan untuk hidup hingga usia 85 tahun atau lebih, dibandingkan dengan mereka yang memiliki tingkat optimisme terendah. Pria yang sangat optimistis memiliki peluang 1,7 lebih besar untuk hidup pada usia tersebut jika lebih pesimis. Sekali lagi, hubungan itu tetap benar bahkan setelah disesuaikan dengan perilaku kesehatan.
"Individu yang optimistis cenderung memiliki tujuan dan kepercayaan diri untuk mencapainya. Sasaran tersebut dapat mencakup kebiasaan sehat yang berkontribusi pada umur yang lebih panjang," paparnya.
Penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan langsung antara optimisme dan pola makan yang lebih sehat dan perilaku olahraga, serta kesehatan jantung yang lebih baik, sistem kekebalan yang lebih kuat, fungsi paru-paru yang lebih baik, dan risiko kematian yang lebih rendah.
(Baca juga: Ini Makna Tersembunyi dari Judul Debut Album Solo Kai EXO )
"Optimisme adalah salah satu dimensi psikologis penting yang muncul karena menunjukkan beberapa asosiasi yang sangat menarik dengan kesehatan. Atribut positif lainnya, seperti perhatian, kasih sayang, kebaikan, dan memiliki tujuan hidup yang kuat," papar ahli saraf Richard Davidson, profesor psikiatri di Universitas Wisconsin-Madison dan pendiri dan direktur Center for Healthy Minds.
"Individu yang optimistis cenderung memiliki tujuan dan kepercayaan diri untuk mencapainya. Sasaran tersebut dapat mencakup kebiasaan sehat yang berkontribusi pada umur yang lebih panjang," paparnya.
Penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan langsung antara optimisme dan pola makan yang lebih sehat dan perilaku olahraga, serta kesehatan jantung yang lebih baik, sistem kekebalan yang lebih kuat, fungsi paru-paru yang lebih baik, dan risiko kematian yang lebih rendah.
(Baca juga: Ini Makna Tersembunyi dari Judul Debut Album Solo Kai EXO )
"Optimisme adalah salah satu dimensi psikologis penting yang muncul karena menunjukkan beberapa asosiasi yang sangat menarik dengan kesehatan. Atribut positif lainnya, seperti perhatian, kasih sayang, kebaikan, dan memiliki tujuan hidup yang kuat," papar ahli saraf Richard Davidson, profesor psikiatri di Universitas Wisconsin-Madison dan pendiri dan direktur Center for Healthy Minds.
(nug)
Lihat Juga :