Orang yang Kurang Tidur Sangat Rentan Alami Kecemasan
Minggu, 15 November 2020 - 00:46 WIB
loading...
A
A
A
Anehnya, orang yang tidak tidur kekurangan aktivasi otak di area yang berhubungan dengan rasa takut selama pengondisian rasa takut dan kepunahan. Selama ingatan kepunahan 12 jam kemudian, aktivitas otak mereka tampak lebih mirip dengan mereka yang tidur normal, menunjukkan bahwa tidur malam yang terbatas lebih buruk daripada tidak sama sekali.
Para peneliti menyimpulkan bahwa tidur hanya setengah malam mengakibatkan hilangnya gerakan mata cepat (REM) tidur, yang telah terbukti penting untuk konsolidasi memori dan biasanya terjadi menjelang akhir periode tidur normal.
"Penelitian menggunakan pencitraan otak non-invasif untuk memberi kita jendela baru tentang bagaimana kurang tidur mengganggu mekanisme kepunahan rasa takut normal dan berpotensi meningkatkan kerentanan terhadap gejala stres pasca trauma," tambah Dr Carter.
(Baca juga: Komedo Membandel, Hilangkan dengan Bahan yang ada di Rumah )
Menurut Dr Pace-Schott, pekerja medis dan tentara sering kali membatasi atau mengganggu tidur daripada tidak tidur sepanjang malam.
Para peneliti menyimpulkan bahwa tidur hanya setengah malam mengakibatkan hilangnya gerakan mata cepat (REM) tidur, yang telah terbukti penting untuk konsolidasi memori dan biasanya terjadi menjelang akhir periode tidur normal.
"Penelitian menggunakan pencitraan otak non-invasif untuk memberi kita jendela baru tentang bagaimana kurang tidur mengganggu mekanisme kepunahan rasa takut normal dan berpotensi meningkatkan kerentanan terhadap gejala stres pasca trauma," tambah Dr Carter.
(Baca juga: Komedo Membandel, Hilangkan dengan Bahan yang ada di Rumah )
Menurut Dr Pace-Schott, pekerja medis dan tentara sering kali membatasi atau mengganggu tidur daripada tidak tidur sepanjang malam.
(nug)
Lihat Juga :