Menikmati Sajian Hangat di Kawasan Dago Atas, Mantap Rasanya
Minggu, 15 November 2020 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
“Khasiat rempah seperti jahe untuk spicy sour akan tetap terasa. Walaupun disajikan dingin badan tetap hangat, cocok untuk cuaca di Dago. Kalau menu ancestor legacy direkomendasikan buat orang yang habis berenang,” ungkap Atika Nurliawati, Public Relations Manager Swiss-Belresort Dago Heritage.
Untuk makanannya ada satu yang menarik dan jadi highlight, yaitu sop janda bekam yang merupakan kepanjangan dari sop jakarta sunda betis kambing. Menu ini diolah dengan kambing muda impor Australia bersama perpaduan rempah lokal dan international. Sangat cocok untuk disantap di musim penghujan.
![Menikmati Sajian Hangat di Kawasan Dago Atas, Mantap Rasanya]()
“Terinspirasi suasana hotel di tengah pegunungan dan cuaca dingin, saya buat makanan yang anget-anget. Paduan antara kuliner Jakarta dan Sunda . Kalau di Jakarta ada banyak hidangan kambing seperti sate kambing atau sop kambing, ini di-create lagi yang dipakai bagian betis kambing dari Australia, biar empuk dan tidak berbau,” sebut Sayadi, Executive Chef Swiss-Belresort Dago Heritage.
Lebih lanjut Sayadi menyebutkan, ciri khas masakannya yang memadukan kuliner Jakarta dan Sunda ini unik. Sunda cita rasanya ke arah pedas dan asin, sementara Jakarta terkenal dengan hidangan kambing. Bagian betis kambing dipilih untuk menjadi keunikan yang lain, karena jarang bagian ini dipakai. Tapi, teksturnya akan empuk karena dekat dengan tulang.
Untuk makanannya ada satu yang menarik dan jadi highlight, yaitu sop janda bekam yang merupakan kepanjangan dari sop jakarta sunda betis kambing. Menu ini diolah dengan kambing muda impor Australia bersama perpaduan rempah lokal dan international. Sangat cocok untuk disantap di musim penghujan.

“Terinspirasi suasana hotel di tengah pegunungan dan cuaca dingin, saya buat makanan yang anget-anget. Paduan antara kuliner Jakarta dan Sunda . Kalau di Jakarta ada banyak hidangan kambing seperti sate kambing atau sop kambing, ini di-create lagi yang dipakai bagian betis kambing dari Australia, biar empuk dan tidak berbau,” sebut Sayadi, Executive Chef Swiss-Belresort Dago Heritage.
Lebih lanjut Sayadi menyebutkan, ciri khas masakannya yang memadukan kuliner Jakarta dan Sunda ini unik. Sunda cita rasanya ke arah pedas dan asin, sementara Jakarta terkenal dengan hidangan kambing. Bagian betis kambing dipilih untuk menjadi keunikan yang lain, karena jarang bagian ini dipakai. Tapi, teksturnya akan empuk karena dekat dengan tulang.
Lihat Juga :