Sigi Wimala Kampanyekan Gaya Hidup Sehat lewat Virtual Run and Ride 2020
Selasa, 17 November 2020 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
"Acara ini kami pilih, karena merupakan bagian dari creative technology leadership untuk memberi solusi, agar kita tetap sehat di tengah pandemi," kata Saefudin.
Kegiatan tersebut digelar dalam upaya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat lewat olahraga. Mengingat masih situasi pandemi Covid-19, acara ini sangat mengutamakan protokol kesehatan. Tak melanggar aturan jaga jarak, atau berkerumun, maka lomba lari dan balap sepeda diselenggarakan secara virtual.
"Jadi untuk sehat tidak harus berkerumun. Untuk sehat tidak harus melanggar physical distancing. Kita akan pastikan dalam monitoring kita mereka bisa berlomba, bisa sehat," ucapnya. (Baca juga: Tiara Andini Suka Suara Seksi Peserta Indonesian Idol Special Season )
Dengan konsep virtual, para peserta bisa mengikuti perlombaan di mana saja, selama 10 hari ke depan. Panitia akan melakukan monitoring untuk penilaiannya. "Kita bisa berlari di berbagai tempat di mana pun, dan bisa naik sepeda di mana pun. Lomba ini memiliki sistem monitoring. Kita lombakan 28 km berlari, 280 km bersepeda selama 10 hari," jelas Saefudin.
Meski digelar secara virtual, antusias peserta lomba tetap besar. Terbukti, target 15 ribu peserta dapat terpenuhi. "Kita targetkan 15 ribu peserta. Pendaftaran sudah kita tutup. Mungkin, ini yang terbesar dalam Port Virtual Run and Ride 2020," pungkasnya.
Kegiatan tersebut digelar dalam upaya mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat lewat olahraga. Mengingat masih situasi pandemi Covid-19, acara ini sangat mengutamakan protokol kesehatan. Tak melanggar aturan jaga jarak, atau berkerumun, maka lomba lari dan balap sepeda diselenggarakan secara virtual.
"Jadi untuk sehat tidak harus berkerumun. Untuk sehat tidak harus melanggar physical distancing. Kita akan pastikan dalam monitoring kita mereka bisa berlomba, bisa sehat," ucapnya. (Baca juga: Tiara Andini Suka Suara Seksi Peserta Indonesian Idol Special Season )
Dengan konsep virtual, para peserta bisa mengikuti perlombaan di mana saja, selama 10 hari ke depan. Panitia akan melakukan monitoring untuk penilaiannya. "Kita bisa berlari di berbagai tempat di mana pun, dan bisa naik sepeda di mana pun. Lomba ini memiliki sistem monitoring. Kita lombakan 28 km berlari, 280 km bersepeda selama 10 hari," jelas Saefudin.
Meski digelar secara virtual, antusias peserta lomba tetap besar. Terbukti, target 15 ribu peserta dapat terpenuhi. "Kita targetkan 15 ribu peserta. Pendaftaran sudah kita tutup. Mungkin, ini yang terbesar dalam Port Virtual Run and Ride 2020," pungkasnya.
(tdy)
Lihat Juga :