Mengenal Beberapa Gejala dan Faktor Risiko Tumor Otak
Minggu, 10 Mei 2020 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Gejala tumor otak tergantung pada lokasi dan ukuran tumor. Beberapa tumor menyebabkan kerusakan langsung dengan menyerang jaringan otak dan beberapa tumor menyebabkan tekanan pada otak di sekitarnya. Pasien akan memiliki gejala yang terlihat ketika tumor yang tumbuh memberi tekanan pada jaringan otak.
Sakit kepala adalah gejala umum dari tumor otak. Pasien mungkin mengalami sakit kepala yang lebih buruk di pagi hari ketika bangun tidur, terjadi saat sedang tidur dan diperburuk dengan batuk, bersin, atau olahraga. Pasien mungkin juga mengalami muntah, penglihatan kabur atau penglihatan ganda, kebingungan, kejang (terutama pada orang dewasa), kelemahan anggota tubuh atau bagian dari wajah dan perubahan fungsi mental.
Sementara gejala umum lainnya termasuk kecanggungan, hilang ingatan, kebingungan, kesulitan menulis atau membaca, perubahan dalam kemampuan untuk mendengar, merasakan, atau mencium, penurunan kewaspadaan termasuk kantuk dan kehilangan kesadaran, kesulitan menelan, pusing atau vertigo, masalah mata seperti kelopak mata terkulai dan pupil yang tidak merata.
Gerakan tak terkendali, getaran tangan, kehilangan keseimbangan, kehilangan kontrol kandung kemih atau usus, mati rasa atau kesemutan di satu sisi tubuh, kesulitan berbicara atau memahami apa yang orang lain katakan, perubahan mood, kepribadian, emosi, dan perilaku sulit berjalan, kelemahan otot di wajah, lengan, atau kaki.
Adapun faktor risiko tumor otak meliputi sejarah keluarga, usia, ras, paparan kimia, paparan radiasi dan tidak ada riwayat cacar air. Di mana hanya sekitar 5 hingga 10% dari semua kanker yang diturunkan secara genetik, atau turun temurun. Jarang tumor otak diwariskan secara genetis. Bicaralah dengan dokter jika beberapa orang di keluarga Anda telah didiagnosis menderita tumor otak.
Sakit kepala adalah gejala umum dari tumor otak. Pasien mungkin mengalami sakit kepala yang lebih buruk di pagi hari ketika bangun tidur, terjadi saat sedang tidur dan diperburuk dengan batuk, bersin, atau olahraga. Pasien mungkin juga mengalami muntah, penglihatan kabur atau penglihatan ganda, kebingungan, kejang (terutama pada orang dewasa), kelemahan anggota tubuh atau bagian dari wajah dan perubahan fungsi mental.
Sementara gejala umum lainnya termasuk kecanggungan, hilang ingatan, kebingungan, kesulitan menulis atau membaca, perubahan dalam kemampuan untuk mendengar, merasakan, atau mencium, penurunan kewaspadaan termasuk kantuk dan kehilangan kesadaran, kesulitan menelan, pusing atau vertigo, masalah mata seperti kelopak mata terkulai dan pupil yang tidak merata.
Gerakan tak terkendali, getaran tangan, kehilangan keseimbangan, kehilangan kontrol kandung kemih atau usus, mati rasa atau kesemutan di satu sisi tubuh, kesulitan berbicara atau memahami apa yang orang lain katakan, perubahan mood, kepribadian, emosi, dan perilaku sulit berjalan, kelemahan otot di wajah, lengan, atau kaki.
Adapun faktor risiko tumor otak meliputi sejarah keluarga, usia, ras, paparan kimia, paparan radiasi dan tidak ada riwayat cacar air. Di mana hanya sekitar 5 hingga 10% dari semua kanker yang diturunkan secara genetik, atau turun temurun. Jarang tumor otak diwariskan secara genetis. Bicaralah dengan dokter jika beberapa orang di keluarga Anda telah didiagnosis menderita tumor otak.
Lihat Juga :