Minat Wisata Petualangan dan Alam Terbuka Meningkat
Minggu, 22 November 2020 - 22:26 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu Cecilia Vita, Ketua Assosiasi Pendaki Gunung Indonesia (APGI) menuturkan, dalam 10 tahun terakhir wisata petualangan khususnya gunung menjadi salah satu wisata minat khusus yang sangat dilirik, tidak hanya oleh para petualang domestik, tetapi juga mancanegara. Tingkat kunjungan di kawasan pendakian menjadi sangat tinggi karena pendaki ingin melihat indahnya Indonesia.
“Tidak hanya gunung-gunung di Pulau Jawa yang kerap dibanjiri pendaki, bahkan gunung di ujung Sabang (Gunung Leuser) hingga gunung di Papua (Gunung Carstenz). Para tour operator atau pebinis wisata petualangan, berlomba meningkatkan kualitas perjalanannya, dan mensertifikasi para pemandunya," papar Cecilia.
Cecilia menjelaskan, PATA Indonesia Adventure Travel Mart 2020 memberikan harapan baru, semangat baru, dan napas baru bagi dunia usaha wisata petualangan khususnya gunung. Para pengusaha wisata dibukakan lagi peluang untuk membentuk market baru yang disesuaikan dengan kondisi pandemi COVID-19 saat ini.
Sementara Amalia Yunita, Ketua PB Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) mengemukakan, pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi yang paling terpuruk akibat pandemi ini. "Salah satu subsektor dalam pariwisata adalah wisata arung jeram yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Wisata arung jeram mayoritas berada di lingkungan yang masuk dalam zona hijau COVID-19, sehingga diharapkan wisata ini dapat kembali tumbuh dengan adanya protokol CHSE dengan label "I Do Care"," tuturnya.
Amalia menjelaskan, PB FAJI sangat mendukung adanya PATA Adventure Travel Mart 2020 sebagai salah satu inisiatif untuk kembali menggerakkan pariwisata, khususnya wisata petualangan yang selama dekade terakhir meningkat pesat.
Lihat Juga :