Bell's Palsy Muncul sebagai Gejala Umum COVID-19
Senin, 23 November 2020 - 23:30 WIB
loading...
A
A
A
Namun, dokter mencatat bahwa perifer kiri si wanita mengalami kelumpuhan saraf wajah. Karena dia tidak memiliki penyebab yang jelas mengapa hal itu bisa terjadi, para dokter menjadi bingung. Namun, saat dites virus corona baru, wanita tersebut didiagnosa positif COVID-19.
(Baca Juga: Screen Time Lebih Lama di Masa Pandemi Bisa Ganggu Kesehatan Mata )
Penyakit saraf wajah akut yang menyebabkan kelumpuhan wajah perifer umumnya dikaitkan dengan infeksi virus. COVID-19 dapat menjadi penyebab potensial dari kelumpuhan wajah perifer dan gejala neurologis bisa menjadi manifestasi pertama serta satu-satunya dari penyakit ini.
Virus corona baru telah terbukti menyebabkan gejala neurologis, dan bell's palsy salah satu indikatornya. Mengingat seberapa parah infeksi COVID-19, disarankan agar masyarakat terus mengikuti semua tindakan pencegahan.
(Baca Juga: Screen Time Lebih Lama di Masa Pandemi Bisa Ganggu Kesehatan Mata )
Penyakit saraf wajah akut yang menyebabkan kelumpuhan wajah perifer umumnya dikaitkan dengan infeksi virus. COVID-19 dapat menjadi penyebab potensial dari kelumpuhan wajah perifer dan gejala neurologis bisa menjadi manifestasi pertama serta satu-satunya dari penyakit ini.
Virus corona baru telah terbukti menyebabkan gejala neurologis, dan bell's palsy salah satu indikatornya. Mengingat seberapa parah infeksi COVID-19, disarankan agar masyarakat terus mengikuti semua tindakan pencegahan.
(tsa)
Lihat Juga :