Komunitas Pecinta Alam di Surabaya Siapkan THR Juru Kunci Malam Pahlawan
Senin, 11 Mei 2020 - 22:06 WIB
loading...
Kaus Surabaya Melawan Corona dijual dan hasil penjualannya akan didonasikan untuk para juru kunci, anak yatim piatu serta pekerja jalanan.foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Kolaborasi komunitas pecinta alam Surabaya mengadakan aksi kemanusiaan bertajuk Surabaya Melawan Corona (SMC). Komunitas pecinta alam yang diwadahi Uprise Surabaya memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada juru kunci makam pahlawan, pekerja jalanan dan anak yatim piatu.
"Konsepnya adalah kami jualan kaus melalui online, kaus harganya Rp 90 ribu, nah yang Rp 40 ribu itu masuk donasi," kata Roky Yulmezak dari Komunitas Semanggi Alas yang juga Sahabat SuperAdventure Surabaya, dalam rilisnya Senin (11/5/2020).
Dengan uang Rp 90 ribu, donatur selain bisa mendonasikan Rp 40 ribu juga mendapatkan kaus keren "Surabaya Melawan Corona", gantungan kunci, masker, dan stiker. Uniknya nama donatur juga dicantumkan di belakang kaus.
Rocky yang menjadi koordinator lapangan acara sosial Surabaya Melawan Corona ini bilang, pencantuman nama donatur itu merupakan salah satu cara untuk mengapresiasi niat baik masyarakat, serta menjadi bukti bahwa kegiatan ini adalah milik mereka juga.
Sampai saat ini sudah ada pesanan sebanyak 270 kaus. Pemesan berasal dari berbagai daerah, seperti Jatim, Bali dan daerah lainnya. Lintas komunitas ini fokus secara online, terlebih saat ini sedang menggiatkan program physical distancing. Rencananya Program donasi ini akan ditutup pada 10 Mei 2020.
Jika sudah terkumpul donasi ini akan diberikan kepada kaum duafa, termasuk juga juru kunci makam tokoh di Jawa Timur, anak yatim piatu, serta pekerja jalanan. "Bentuk donasinya ini adalah THR, jadi akan kami berikan 7 hari sebelum lebaran," terangnya.
Kenapa diberikan ke juru kunci makam? "Kami ingin membangkitkan kepedulian masyarakat, khususnya komunitas terhadap para pejuang, tokoh, dan sesepuh Surabaya. Selain itu, kami juga berterimakasih kepada para juru kunci yang dengan ikhlas merawat (makam) walaupun kurang mendapat perhatian dari dinas terkait," urainya.
"Konsepnya adalah kami jualan kaus melalui online, kaus harganya Rp 90 ribu, nah yang Rp 40 ribu itu masuk donasi," kata Roky Yulmezak dari Komunitas Semanggi Alas yang juga Sahabat SuperAdventure Surabaya, dalam rilisnya Senin (11/5/2020).
Dengan uang Rp 90 ribu, donatur selain bisa mendonasikan Rp 40 ribu juga mendapatkan kaus keren "Surabaya Melawan Corona", gantungan kunci, masker, dan stiker. Uniknya nama donatur juga dicantumkan di belakang kaus.
Rocky yang menjadi koordinator lapangan acara sosial Surabaya Melawan Corona ini bilang, pencantuman nama donatur itu merupakan salah satu cara untuk mengapresiasi niat baik masyarakat, serta menjadi bukti bahwa kegiatan ini adalah milik mereka juga.
Sampai saat ini sudah ada pesanan sebanyak 270 kaus. Pemesan berasal dari berbagai daerah, seperti Jatim, Bali dan daerah lainnya. Lintas komunitas ini fokus secara online, terlebih saat ini sedang menggiatkan program physical distancing. Rencananya Program donasi ini akan ditutup pada 10 Mei 2020.
Jika sudah terkumpul donasi ini akan diberikan kepada kaum duafa, termasuk juga juru kunci makam tokoh di Jawa Timur, anak yatim piatu, serta pekerja jalanan. "Bentuk donasinya ini adalah THR, jadi akan kami berikan 7 hari sebelum lebaran," terangnya.
Kenapa diberikan ke juru kunci makam? "Kami ingin membangkitkan kepedulian masyarakat, khususnya komunitas terhadap para pejuang, tokoh, dan sesepuh Surabaya. Selain itu, kami juga berterimakasih kepada para juru kunci yang dengan ikhlas merawat (makam) walaupun kurang mendapat perhatian dari dinas terkait," urainya.
Lihat Juga :