Yuk, Berwisata ke Pabrik Berlian di Kawasan Dago
Minggu, 06 Desember 2020 - 04:03 WIB
loading...
A
A
A
Anda akan melihat ruangan-ruangan yang merupakan proses pengolahan batu permata yang tadinya kasar menjadi permata cantik. Setelah melihat proses pengolahannya, Anda akan melihat hasil jadi permata tersebut dalam bentuk perhiasan berupa kalung, cincin, serta model perhiasan lainnya. Permata yang dipamerkan ini bisa dibeli langsung dengan beragam harga mulai dari jutaan hingga milyaran rupiah.
Untuk berkunjung ke IWP Anda perlu membeli karcis berupa voucer sebesar Rp.50.000/orang. Tiket masuk tersebut bisa dijadikan voucer potongan harga bagi Anda yang ingin membeli berlian di tempat ini. Apabila Anda tidak bermaksud untuk menggunakan sebagai voucher belanja berlian maka bisa ditukarkan dengan makanan dan minuman yang tersedia di Skylight Cafe, Resto & Lounge IWP.
Intan adalah rough diamond, merupakan butiran kasar calon berlian. Setelah dipotong dan dipoles maka disebut berlian. Intan terbentuk dari mineral karbon murni yang mengkristal karena proses kimiawi di dalam perut bumi selama ratusan hingga jutaan tahun. Materi bumi ini memiliki tingkat kekerasan tinggi dan mampu mendispersikan cahaya seperti prisma. Sifat-sifat tersebut membuat intan digunakan untuk menjadi perhiasan dan juga penerapan dalam dunia industri.
Berlian sendiri merupakan salah satu jenis batu permata. Batu permata harus melewati proses pemolesan sebelum digunakan untuk perhiasan. Tidak semua bebatuan juga dapat disebut sebagai batu permata karena harus memenuhi beberapa syarat tertentu seperti memiliki kekerasan, ketahanan, keindahan, dan kelangkaan. Tingkat kekerasan batu permata paling tinggi dalam skala ini bernilai 10 dan dimiliki oleh batu berlian. (Baca juga: Travel Addict GTV, Kearifan Alam dan Budaya Pusere Jawa )
Di Indonesia, daerah penghasil permata yang terkenal adalah Martapura, Kalimantan Selatan. Banyak permata dari sini dan di ekspor ke luar negeri. Batu permata Kalimantan diakui masyarakat dunia sebagai salah satu batu permata atau batu mulia terbaik.
Untuk berkunjung ke IWP Anda perlu membeli karcis berupa voucer sebesar Rp.50.000/orang. Tiket masuk tersebut bisa dijadikan voucer potongan harga bagi Anda yang ingin membeli berlian di tempat ini. Apabila Anda tidak bermaksud untuk menggunakan sebagai voucher belanja berlian maka bisa ditukarkan dengan makanan dan minuman yang tersedia di Skylight Cafe, Resto & Lounge IWP.
Intan adalah rough diamond, merupakan butiran kasar calon berlian. Setelah dipotong dan dipoles maka disebut berlian. Intan terbentuk dari mineral karbon murni yang mengkristal karena proses kimiawi di dalam perut bumi selama ratusan hingga jutaan tahun. Materi bumi ini memiliki tingkat kekerasan tinggi dan mampu mendispersikan cahaya seperti prisma. Sifat-sifat tersebut membuat intan digunakan untuk menjadi perhiasan dan juga penerapan dalam dunia industri.
Berlian sendiri merupakan salah satu jenis batu permata. Batu permata harus melewati proses pemolesan sebelum digunakan untuk perhiasan. Tidak semua bebatuan juga dapat disebut sebagai batu permata karena harus memenuhi beberapa syarat tertentu seperti memiliki kekerasan, ketahanan, keindahan, dan kelangkaan. Tingkat kekerasan batu permata paling tinggi dalam skala ini bernilai 10 dan dimiliki oleh batu berlian. (Baca juga: Travel Addict GTV, Kearifan Alam dan Budaya Pusere Jawa )
Di Indonesia, daerah penghasil permata yang terkenal adalah Martapura, Kalimantan Selatan. Banyak permata dari sini dan di ekspor ke luar negeri. Batu permata Kalimantan diakui masyarakat dunia sebagai salah satu batu permata atau batu mulia terbaik.
(tdy)
Lihat Juga :