KTO Jakarta Gandeng Luna Maya Promosikan Wisata Sehat di Korea
Selasa, 08 Desember 2020 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan, dengan digandengnnya Luna Maya sebagai spokesperson, diharapkan akan semakin memperkenalkan wisata wellness Korea kepada pasar Indonesia sehingga tren wisatawan medis dan wellness semakin meningkat di tahun-tahun mendatang.
Selain memperkenalkan video kampanye dan maskot terbaru, KTO Jakarta juga akan merilis akun TikTok resmi yang dibuat bersama KCC Indonesia. Dibuatnya flatform ini bertujuan untuk semakin aktif mempromosikan budaya dan pariwisata Korea di Indonesia.
(Baca Juga: Kemenparekraf Terapkan CHSE di Bali, Bisa Bikin Wisatawan Tenang )
Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae-Sung mengatakan, Korean Wave telah menjadi fenomena budaya di Indonesia. Orang Indonesia menyukai K-Pop, K- Drama, dan K-Food. Begitu pula sebaliknya, orang Korea tertarik dengan budaya Indonesia seperti batik, nasi goreng, dan lain-lain.
“Mencintai budaya satu sama lain adalah aset masa depan yang berharga bagi Korea dan Indonesia untuk saling memahami dengan lebih baik. Harapan saya adalah agar warga kedua negara dapat mengunjungi pulau indah satu sama lain, Jeju dan Bali segera ketika pandemi COVID-19 berakhir,” papar Park.
Selain memperkenalkan video kampanye dan maskot terbaru, KTO Jakarta juga akan merilis akun TikTok resmi yang dibuat bersama KCC Indonesia. Dibuatnya flatform ini bertujuan untuk semakin aktif mempromosikan budaya dan pariwisata Korea di Indonesia.
(Baca Juga: Kemenparekraf Terapkan CHSE di Bali, Bisa Bikin Wisatawan Tenang )
Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae-Sung mengatakan, Korean Wave telah menjadi fenomena budaya di Indonesia. Orang Indonesia menyukai K-Pop, K- Drama, dan K-Food. Begitu pula sebaliknya, orang Korea tertarik dengan budaya Indonesia seperti batik, nasi goreng, dan lain-lain.
“Mencintai budaya satu sama lain adalah aset masa depan yang berharga bagi Korea dan Indonesia untuk saling memahami dengan lebih baik. Harapan saya adalah agar warga kedua negara dapat mengunjungi pulau indah satu sama lain, Jeju dan Bali segera ketika pandemi COVID-19 berakhir,” papar Park.
(tsa)
Lihat Juga :