Ganggu Fungsi Jantung, Jauhkan Anak-Anak dari Paparan Asap Rokok
Rabu, 09 Desember 2020 - 20:02 WIB
loading...
Semakin banyak asap rokok yang dihirup anak-anak di rumah, semakin tinggi kemungkinan mereka mengembangkan penanda penurunan fungsi jantung saat dewasa. / Foto: Ilustrasi/Safety and Health Magazine
A
A
A
JAKARTA - Semakin banyak asap rokok yang dihirup anak-anak di rumah saat tumbuh dewasa, semakin tinggi kemungkinan mereka mengembangkan penanda penurunan fungsi jantung saat dewasa. Temuan ini dipresentasikan di Sesi Ilmiah Asosiasi Jantung Amerika 2020.
(Baca juga: Duka Terasa di Rumah Melisha Sidabutar, Wafat Sebelum Wujudkan Keinginan Kuliah di Singapura )
"Kami sudah mengetahui dari penelitian sebelumnya bahwa anak-anak yang terpapar asap rokok lebih cenderung memiliki perbedaan struktural dalam sistem vaskular mereka saat dewasa, seperti dinding pembuluh darah yang lebih tebal dan risiko penumpukan plak yang lebih tinggi di arteri," kata Chigoze Ezegbe, MBBS., MPH, penulis utama studi ini, seperti dikutip Medical Xpress.
"Dalam penelitian ini, kami ingin memahami dampak paparan asap rokok pasif yang berkepanjangan selama masa kanak-kanak terhadap fungsi jantung di masa dewasa," lanjutnya.
Para peneliti memeriksa catatan kesehatan lebih dari 1.100 orang dewasa (usia rata-rata 45 tahun, 52% perempuan) yang merupakan peserta dalam studi Childhood Determinants of Adult Health, sebuah proyek penelitian di seluruh Australia yang dimulai pada 1985 yang menyelidiki pentingnya faktor masa kanak-kanak dalam perkembangan selanjutnya dari faktor risiko penyakit jantung dan stroke.
Sekitar setengah (54%) dari peserta terkena paparan asap rokok di rumah selama masa kanak-kanak. Evaluasi terakhir peserta adalah antara 2014 dan 2019, 34 tahun setelah mereka memasuki studi sebagai anak sekolah.
Tingkat keparahan paparan merokok pada masa kanak-kanak dihitung dengan tiga cara, yakni jumlah perokok di rumah, berapa tahun setiap anak terpapar rokok tembakau oleh anggota rumah, dan tingkat keparahan indeks keterpaparan -apakah seorang anak dikatakan tidak pernah terpapar di rumah, kadang atau selalu.
(Baca juga: Duka Terasa di Rumah Melisha Sidabutar, Wafat Sebelum Wujudkan Keinginan Kuliah di Singapura )
"Kami sudah mengetahui dari penelitian sebelumnya bahwa anak-anak yang terpapar asap rokok lebih cenderung memiliki perbedaan struktural dalam sistem vaskular mereka saat dewasa, seperti dinding pembuluh darah yang lebih tebal dan risiko penumpukan plak yang lebih tinggi di arteri," kata Chigoze Ezegbe, MBBS., MPH, penulis utama studi ini, seperti dikutip Medical Xpress.
"Dalam penelitian ini, kami ingin memahami dampak paparan asap rokok pasif yang berkepanjangan selama masa kanak-kanak terhadap fungsi jantung di masa dewasa," lanjutnya.
Para peneliti memeriksa catatan kesehatan lebih dari 1.100 orang dewasa (usia rata-rata 45 tahun, 52% perempuan) yang merupakan peserta dalam studi Childhood Determinants of Adult Health, sebuah proyek penelitian di seluruh Australia yang dimulai pada 1985 yang menyelidiki pentingnya faktor masa kanak-kanak dalam perkembangan selanjutnya dari faktor risiko penyakit jantung dan stroke.
Sekitar setengah (54%) dari peserta terkena paparan asap rokok di rumah selama masa kanak-kanak. Evaluasi terakhir peserta adalah antara 2014 dan 2019, 34 tahun setelah mereka memasuki studi sebagai anak sekolah.
Tingkat keparahan paparan merokok pada masa kanak-kanak dihitung dengan tiga cara, yakni jumlah perokok di rumah, berapa tahun setiap anak terpapar rokok tembakau oleh anggota rumah, dan tingkat keparahan indeks keterpaparan -apakah seorang anak dikatakan tidak pernah terpapar di rumah, kadang atau selalu.
Lihat Juga :