Waspadai Obesitas Saat Pandemi

Kamis, 10 Desember 2020 - 06:45 WIB
loading...
A A A
Penelitian terhadap 10.000 pasien Covid-19 di AS juga menunjukkan pasien yang menderita obesitas kondisinya lebih buruk dan rentan meninggal dunia. Ahli obesitas Cate Varney dari University of Virginia mengatakan pencegahan obesitas sulit karena makan lebih sedikit dan olahraga lebih banyak sulit dipraktikkan. “Kami para dokter dan peneliti memahami bahwa obesitas memiliki konsekuensi jangka panjang dan menjadi tantangan yang lebih sulit di tengah pandemi,” kata Varney, dilansir Inquirer.

Obesitas tidak hanya mengintai anak muda di AS, tetapi juga Kanada. Berdasarkan studi Leger and the Association for Canadian Studies, sekitar 1/3 warga Kanada mengaku mengalami kenaikan berat badan selama pandemi. Sebanyak 32% warga Kanada, kini mengonsumsi makanan lebih banyak dan jarang berolahraga. (Baca juga: Mau Suntik Vaksin Covid-19, Lihat Dulu Daftar Harganya!)

“Wabah Covid-19 menciptakan stres dan perasaan resah menyusul memburuknya kondisi sosio-ekonomi,” ungkap Leger, dikutip Daily Hive. Angka obesitas global telah mengalami peningkatan dalam tiga dekade terakhir. Sebanyak 2,1 miliar orang atau hampir 30% dari total populasi dunia menderita kelebihan berat badan dan obesitas. Hal itu berdasarkan survei 2019 Insitut Evaluasi dan Metrik Kesehatan (IHME) Universitas Washington di 188 negara.

Angka obesitas dan kelebihan berat badan naik dari 29% menjadi 37% untuk laki-laki dan 30% menjadi 38% untuk perempuan. Di negara maju, laki-laki lebih rentan terkena obesitas. Obesitas memiliki body mass index (BMI) setara atau lebih tinggi dari 30, sedangkan kelebihan berat badan di bawah 30 dan di atas 25. “Obesitas menyerang siapa saja tanpa melihat usia,” ujar Direktur IHME Dr Christopher Murray. (Lihat videonya: HRS Beri Pernyataan tentang Detik-detik Penembakan Laskar FPI)

Porsi tertinggi (13%) penderita obesitas berada di Amerika Serikat (AS). Disusul China dan India yang jika digabungkan mencapai 15%. Angka anak-anak dan remaja yang terjangkit obesitas juga meningkat di dunia. Antara tahun 1980-2013, prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas mencapai hampir 50%. Negara di Timur Tengah, Afrika Utara, Amerika Tengah, Pasifik, dan Karibia juga mengalami peningkatan angka kelebihan berat badan dan obesitas sebesar 44%. Pada 2013, angka tertinggi peningkatan obesitas terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara, yakni 58% untuk laki-laki dan 65% untuk perempuan berusia 20 tahun. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Faktor Genetik Bisa...
Faktor Genetik Bisa Sebabkan Obesitas, Tapi Masih Bisa Dicegah
Pernah Obesitas, Ini...
Pernah Obesitas, Ini Kisah dr. Gia Pratama Turun Berat Badan dari 100Kg
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Menkes Budi Gunadi Imbau...
Menkes Budi Gunadi Imbau Kurangi Konsumsi Makanan Olahan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Penanganan Obesitas...
Penanganan Obesitas Beralih ke Sistem Terintegrasi, Apa Keunggulannya?
Bayar Rp16 Juta, Warga...
Bayar Rp16 Juta, Warga China Rela Masuk ‘Penjara Lemak’ Demi Kurus
Kembangkan Pil GLP-1,...
Kembangkan Pil GLP-1, Novo Nordisk Perkuat Dominasi di Pasar Terapi Obesitas
Kolaborasi Perkuat Upaya...
Kolaborasi Perkuat Upaya Pencegahan serta Pengendalian Obesitas dan Diabetes
PESTA Jakarta Sehat...
PESTA Jakarta Sehat Dorong Upaya Cegah Obesitas dan Diabetes
Rekomendasi
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Berita Terkini
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
Mengenal HYROX, Olahraga...
Mengenal HYROX, Olahraga yang Disebut Mulai Geser Padel di Indonesia
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved