Digitarasa Luluskan 15 Pengusaha Kuliner Anak Bangsa
Minggu, 13 Desember 2020 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebanyak 15 peserta Digitarasa Batch 2 adalah mereka yang terpilih setelah melalui proses seleksi ketat dari total 800 pendaftar dari Jabodetabek, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar. Kemudian, pada September-November 2020 para pelaku usaha kuliner anak bangsa ini mengikuti berbagai tahap pelatihan. Mulai Bootcamp yang meliputi beberapa materi, seperti kiat sukses berbisnis kuliner dan bangkit dari kegagalan dari Chef Arnold Poernomo, entrepreneurship serta mengukur skala bisnis dari CEO Kopi Kenangan Edward Tirtanata, hingga inovasi pengembangan usaha menggunakan teknologi dan tepat sasaran oleh GoFood serta para penggiat bisnis kuliner Tanah Air lain.
Pelatihan juga termasuk sesi mentoring terkait pengelolaan bisnis kuliner yang dilakukan secara personal dan terfokus dan sesi business review untuk menilai kesiapan bisnis kuliner dalam melakukan ekspansi.
“Selama 5 tahun menjadi growth partner para UMKM kuliner, GoFood sangat memahami tantangan yang dialami para pelaku UMKM kuliner dalam mengembangkan usaha termasuk dalam hal manajemen bisnis, pemasaran, dan permodalan,” ungkap Rosel Lavina, VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek.
(Baca Juga: Cobain Frozen Yoghurt llaollao Khas Eropa di Jakarta )
Di masa pandemi, menurut Rosel, GoFood juga telah meluncurkan berbagai inovasi dan beradaptasi, serta tumbuh bersama para mitra usahanya. Berbekal pengalaman ini serta misi mendukung semakin banyak pengusaha kuliner agar mampu bertumbuh dan menjadi bagian dari ekosistem kuliner yang kuat di Indonesia, GoFood berbangga hati dapat terus memberikan dukungan lewat Digitarasa yang berbentuk pelatihan dan akses eksposur kepada pelanggan Gojek.
Pelatihan juga termasuk sesi mentoring terkait pengelolaan bisnis kuliner yang dilakukan secara personal dan terfokus dan sesi business review untuk menilai kesiapan bisnis kuliner dalam melakukan ekspansi.
“Selama 5 tahun menjadi growth partner para UMKM kuliner, GoFood sangat memahami tantangan yang dialami para pelaku UMKM kuliner dalam mengembangkan usaha termasuk dalam hal manajemen bisnis, pemasaran, dan permodalan,” ungkap Rosel Lavina, VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek.
(Baca Juga: Cobain Frozen Yoghurt llaollao Khas Eropa di Jakarta )
Di masa pandemi, menurut Rosel, GoFood juga telah meluncurkan berbagai inovasi dan beradaptasi, serta tumbuh bersama para mitra usahanya. Berbekal pengalaman ini serta misi mendukung semakin banyak pengusaha kuliner agar mampu bertumbuh dan menjadi bagian dari ekosistem kuliner yang kuat di Indonesia, GoFood berbangga hati dapat terus memberikan dukungan lewat Digitarasa yang berbentuk pelatihan dan akses eksposur kepada pelanggan Gojek.
(tsa)
Lihat Juga :