1 dari 4 Balita Minum Kental Manis Setiap Hari, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan!
Minggu, 13 Desember 2020 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Dosen Prod. Gizi Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, Dr. Tria Astika Endah Permatasari,SKM.MKM, mengingatkan pemberian susu untuk anak harus disesuaikan dengan kategori usia. “Untuk usia 0-6 bulan, berikan ASI eksklusif, karena zat gizi yang dibutuhkan anak usia 0-6 bulan pertama tersebut, ada pada ASI,” ucap dr Tria dalam Webinar Online Hasil Persepsi Masyarakat Tentang Kental Manis, Jumat (11/12).
Ia menyebutkan, setelah usia 6 bulan, makanan pendamping ASI (MPASI) menjadi hal yang penting. Selain itu, organisasi kesehatan dunia (WHO) juga menganjurkan anak dapat diberikansusu tambahan karena mengandung banyak zat gizi dan mikronutrien yangdiperlukan dalam tumbuh kembang anak seperti fosfor dan kalsium. “Namun, yang perlu diingat adalah tidak semua susu baik untuk dikonsumsi anak,” ucap dr Tria.
Baca juga : Kakao Dapat Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Demensia
Menurutnya Salah satu jenis produk susu yang sebaiknya tidak diberikan kepada anak terutama bayi dan balita adalah susu kental manis. “Kental manis sebetulnya bukan susu, dilihat dari tabel kandungan gizi, kental manis memiliki kandungan karbohidrat paling tinggi yaitu 55% per 100 gram, sehingga tidak dianjurkan untuk balita,” jelas dr Tria.
Ia menambahkan, Anak yang sudah terbiasa mengkonsumsi kental manis akan berisiko mengalami undernutrition dan juga overnutrition. “Undernutrition atau gizi kurang apabila orang tua merasa anak sudah cukup gizi hanya dengan konsumsi kental manis saja, lalu lupa atau tidak memperhatikan asupan gizi lainnya. Sementara overnutrition apabila anak mengkonsumsi kenta lmanis, dengan porsi yang banyak dan juga konsumsi makanan lainnya seperti snack dan cemilan tidak terkontrol,” papar dr Tria.
Ia menyebutkan, setelah usia 6 bulan, makanan pendamping ASI (MPASI) menjadi hal yang penting. Selain itu, organisasi kesehatan dunia (WHO) juga menganjurkan anak dapat diberikansusu tambahan karena mengandung banyak zat gizi dan mikronutrien yangdiperlukan dalam tumbuh kembang anak seperti fosfor dan kalsium. “Namun, yang perlu diingat adalah tidak semua susu baik untuk dikonsumsi anak,” ucap dr Tria.
Baca juga : Kakao Dapat Kurangi Risiko Serangan Jantung dan Demensia
Menurutnya Salah satu jenis produk susu yang sebaiknya tidak diberikan kepada anak terutama bayi dan balita adalah susu kental manis. “Kental manis sebetulnya bukan susu, dilihat dari tabel kandungan gizi, kental manis memiliki kandungan karbohidrat paling tinggi yaitu 55% per 100 gram, sehingga tidak dianjurkan untuk balita,” jelas dr Tria.
Ia menambahkan, Anak yang sudah terbiasa mengkonsumsi kental manis akan berisiko mengalami undernutrition dan juga overnutrition. “Undernutrition atau gizi kurang apabila orang tua merasa anak sudah cukup gizi hanya dengan konsumsi kental manis saja, lalu lupa atau tidak memperhatikan asupan gizi lainnya. Sementara overnutrition apabila anak mengkonsumsi kenta lmanis, dengan porsi yang banyak dan juga konsumsi makanan lainnya seperti snack dan cemilan tidak terkontrol,” papar dr Tria.
(wur)
Lihat Juga :