Inovasi Plastik dari Rumput Laut dan Bisa Dimakan, Mau Coba?
Rabu, 16 Desember 2020 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
MengutipBusiness Insider, dalam membuat wadah ramah lingkungan itu Notpla mengganti polylactic acid (PLA) dengan bahan alami.
“Jadi meskipun PLA itu masuk ke alam, tentunya akan terurai secara alami seperti buah dan sayuran,” kata Juno Wilson, manajer proyek dan bisnis Notpla.
Untuk harga, Notpla bersifat pribadi, tetapi prinsipnya menjual produk secara grosir ke perusahaan yang pelanggannya menghargai kredensial ramah lingkungannya.
Di Indonesia, sudah banyak yang mengembangkan ide plastik berbasis rumput laut ini, salah satunya Kementerian Perikanan dan Kelautan. (Baca Juga: Bukan cuma Laki-laki dan Perempuan, Ini Lima Gender dalam Budaya Bugis )
Selain pemerintah, merek dagang Evoware asal Indonesia juga telah mendapat pengakuan internasional. Salah satu penghargaan yang diterima Evoware diberikan oleh The Ellen McArthur Foundation menjadikannya sebagai pemenang kontes Circular Design Challenge.
Jadi, bagaimana? Apakah kamu tertarik dengan plastik rumput laut ini? Atau kamu punya ide lainnya terkait masalah sampah plastik?
Anggita Hutami Ratnaningsih
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @Gitahut
“Jadi meskipun PLA itu masuk ke alam, tentunya akan terurai secara alami seperti buah dan sayuran,” kata Juno Wilson, manajer proyek dan bisnis Notpla.
Untuk harga, Notpla bersifat pribadi, tetapi prinsipnya menjual produk secara grosir ke perusahaan yang pelanggannya menghargai kredensial ramah lingkungannya.
Di Indonesia, sudah banyak yang mengembangkan ide plastik berbasis rumput laut ini, salah satunya Kementerian Perikanan dan Kelautan. (Baca Juga: Bukan cuma Laki-laki dan Perempuan, Ini Lima Gender dalam Budaya Bugis )
Selain pemerintah, merek dagang Evoware asal Indonesia juga telah mendapat pengakuan internasional. Salah satu penghargaan yang diterima Evoware diberikan oleh The Ellen McArthur Foundation menjadikannya sebagai pemenang kontes Circular Design Challenge.
Jadi, bagaimana? Apakah kamu tertarik dengan plastik rumput laut ini? Atau kamu punya ide lainnya terkait masalah sampah plastik?
Anggita Hutami Ratnaningsih
Kontributor GenSINDO
Politeknik Negeri Jakarta
Instagram: @Gitahut
(it)
Lihat Juga :