Inovasi Plastik dari Rumput Laut dan Bisa Dimakan, Mau Coba?
Rabu, 16 Desember 2020 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Jadi plastik ini terbuat dari rumput laut yang dibudidayakan di Prancis Utara. Rumput lautnya dikeringkan dan digiling menjadi bubuk.
Kemudian Notpla mengolahnya dengan teknik yang masih dirahasiakan hingga menjadi cairan kental yang berwarna lusuh. Saat kering nanti cairan akan berubah menjadi zat seperti plastik. (Baca Juga: 9 Makhluk Laut Berumur Panjang, Ikan Koi Bisa Sampai 200 Tahun! )
Inovasi ini dinilai sangat ramah lingkungan karena plastik notpla gampang terurai di alam. Hanya dalam 4-6 minggu, plastik kreasi Notpla ini sudah bisa terurai di alam. Jauh berbeda dibandingkan plastik sungguhan yang butuh waktu ratusan tahun untuk terurai.
Plastik Notpla bisa dikonsumsi, jadi aman untuk manusia atau hewan liar kalau termakan. Jelas bisa dimakan, karena bahan dasarnya rumput laut yang biasa ada dalam hidangan khas Negeri Sakura.
Gagasan kemasan dari rumput laut ini dianggap lebih efektif daripada menggunakan pati. Soalnya kalau pakai rumput laut jadi tidak membutuhkan banyak lahan dan waktu dalam pengolahannya.
![Inovasi Plastik dari Rumput Laut dan Bisa Dimakan, Mau Coba?]()
Foto:oceanicsociety.org
Selain plastik berbahan dasar rumput laut, tampaknya perusahaan Notpla masih punya banyak gagasan produk ramah lingkungan lainnya.
Contohnya polong air yang bisa dimakan dan wadah makanan sekali pakai yang bebas dari bahan kimia dan sintesis serta dilapisi lapisan tahan air dan minyak.
Kemudian Notpla mengolahnya dengan teknik yang masih dirahasiakan hingga menjadi cairan kental yang berwarna lusuh. Saat kering nanti cairan akan berubah menjadi zat seperti plastik. (Baca Juga: 9 Makhluk Laut Berumur Panjang, Ikan Koi Bisa Sampai 200 Tahun! )
Inovasi ini dinilai sangat ramah lingkungan karena plastik notpla gampang terurai di alam. Hanya dalam 4-6 minggu, plastik kreasi Notpla ini sudah bisa terurai di alam. Jauh berbeda dibandingkan plastik sungguhan yang butuh waktu ratusan tahun untuk terurai.
Plastik Notpla bisa dikonsumsi, jadi aman untuk manusia atau hewan liar kalau termakan. Jelas bisa dimakan, karena bahan dasarnya rumput laut yang biasa ada dalam hidangan khas Negeri Sakura.
Gagasan kemasan dari rumput laut ini dianggap lebih efektif daripada menggunakan pati. Soalnya kalau pakai rumput laut jadi tidak membutuhkan banyak lahan dan waktu dalam pengolahannya.

Foto:oceanicsociety.org
Selain plastik berbahan dasar rumput laut, tampaknya perusahaan Notpla masih punya banyak gagasan produk ramah lingkungan lainnya.
Contohnya polong air yang bisa dimakan dan wadah makanan sekali pakai yang bebas dari bahan kimia dan sintesis serta dilapisi lapisan tahan air dan minyak.
Lihat Juga :