Alami Tiga Gejala Darurat Usus Buntu Ini, Segera Kunjungi RS
Sabtu, 19 Desember 2020 - 02:51 WIB
loading...
Tidak semua orang mengalami gejala usus buntu yang sama, tetapi sangat penting bagi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter secepat mungkin. / Foto: Ilustrasi/Hopkins Medicine
A
A
A
JAKARTA - Tidak semua orang mengalami gejala usus buntu yang sama, tetapi sangat penting bagi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter secepat mungkin. Menurut Johns Hopkins Medicine, usus buntu bisa pecah secepat 48-72 jam setelah timbulnya gejala.
(Baca juga: Rapid Test Antigen Diwajibkan di Jakarta, Tes Apa Itu? )
Penyumbatan atau halangan di usus buntu dapat menyebabkan radang usus buntu, yang merupakan peradangan dan infeksi usus buntu. Penyumbatan bisa terjadi akibat penumpukan lendir, parasit, atau paling umum, kotoran.
Saat ada halangan di usus buntu, bakteri bisa berkembang biak dengan cepat di dalam organ. Hal ini menyebabkan usus buntu menjadi iritasi dan bengkak, yang akhirnya menyebabkan radang usus buntu.
Jika Anda tidak mendapatkan pengobatan untuk radang usus buntu dengan cepat, itu bisa pecah dan melepaskan bakteri berbahaya ke perut. Infeksi yang diakibatkannya disebut peritonitis. Ini adalah kondisi serius yang membutuhkan perhatian medis segera.
(Baca juga: Rapid Test Antigen Diwajibkan di Jakarta, Tes Apa Itu? )
Penyumbatan atau halangan di usus buntu dapat menyebabkan radang usus buntu, yang merupakan peradangan dan infeksi usus buntu. Penyumbatan bisa terjadi akibat penumpukan lendir, parasit, atau paling umum, kotoran.
Saat ada halangan di usus buntu, bakteri bisa berkembang biak dengan cepat di dalam organ. Hal ini menyebabkan usus buntu menjadi iritasi dan bengkak, yang akhirnya menyebabkan radang usus buntu.
Jika Anda tidak mendapatkan pengobatan untuk radang usus buntu dengan cepat, itu bisa pecah dan melepaskan bakteri berbahaya ke perut. Infeksi yang diakibatkannya disebut peritonitis. Ini adalah kondisi serius yang membutuhkan perhatian medis segera.
Lihat Juga :