Momen Haru 5 Juri Indonesian Idol, Kejutan Video Call hingga Sesal Ari Lasso Ibu Wafat saat Kecanduan Drug
Rabu, 23 Desember 2020 - 09:47 WIB
loading...
A
A
A
“Pesan mama untuk kalian, kejarlah semua yang kamu impikan tapi jangan lupa tetap melihat ke bawah mengingat masih banyak di luar sana yang menderita, tidak punya kesempatan sekolah. Manfaatkan waktu dengan sebaik-sebaiknya, tetap rendah hati, berdoa, berjuang. Mama akan selalu ada. Kalian sahabat mama, selalu bercerita, mudah-mudahan bisa bertemu setelah pandemi ini. I love you all,” ungkap pelantun "Sang Dewi" itu.
Cara berbeda dihadirkan Ari Lasso untuk menghormati dan mengingat sosok ibundanya yang sudah berpulang dengan memosting foto kebersamaan mereka di akun Instagram @ari_lasso. Ari mengingat sosok ibundanya yang begitu sederhana dan baik, namun juga mengungkapkan penyesalan karena merasa belum bisa membahagiakan sang ibu. Terutama saat itu Ari belum lepas dari ketergantungan obat terlarang.
“Ibu saya sederhana, nggak banyak menasihati anak karena sibuk bekerja untuk mencari tambahan buat kita berlima. Kalau bicara ibu, penyesalan saya adalah, dia meninggal pas saya ada dalam keadaan terpuruk. Itu sekaligus menjadi titik balik saya karena akhirnya bisa sembuh dari drug. Penyesalan saya, saya belum pernah membahagiakan beliau," ungkap Ari.
Momen berpulangnya sang ibu saat itu menginspirasi Ari untuk membuat lagu "Selamat Jalan Mama" yang dibawakannya selama kurun waktu 2001-2002.
(Baca Juga: Tampil Cantik dan Menarik, Once Mengira Femila Mirip Ashanty )
"Saya belum sempat membahagiakan ibu hingga dia pergi. Ada seorang bijak mengatakan, kesembuhan saya dari drug itu mahal karena harus korbankan nyawa ibu. Kalau ibu nggak meninggal, saya mungkin nggak sembuh atau nggak berumur sampai sekarang. Itu jadi penyesalan saya. Tapi yang penting buktikan, jadi contoh baik untuk anak kita sekarang,” ungkap Ari Lasso, yang membuat semua juri terenyuh.
Anang ikut menceritakan kisah Ari yang begitu terpuruk karena drug. Ari bahkan pernah meminjam uang pada Anang untuk membeli obat, namun ditolaknya.
“Aku jadi saksi Ari Lasso pernah tumbang di selokan. Dia mau utang sama aku Rp500.000, aku nggak kasih karena tahu akan dipakai untuk beli drug. Dia sahabatku dan tahu yang terbaik buat dia. Makanya nggak aku pinjemin,” kisah Anang.
Cara berbeda dihadirkan Ari Lasso untuk menghormati dan mengingat sosok ibundanya yang sudah berpulang dengan memosting foto kebersamaan mereka di akun Instagram @ari_lasso. Ari mengingat sosok ibundanya yang begitu sederhana dan baik, namun juga mengungkapkan penyesalan karena merasa belum bisa membahagiakan sang ibu. Terutama saat itu Ari belum lepas dari ketergantungan obat terlarang.
“Ibu saya sederhana, nggak banyak menasihati anak karena sibuk bekerja untuk mencari tambahan buat kita berlima. Kalau bicara ibu, penyesalan saya adalah, dia meninggal pas saya ada dalam keadaan terpuruk. Itu sekaligus menjadi titik balik saya karena akhirnya bisa sembuh dari drug. Penyesalan saya, saya belum pernah membahagiakan beliau," ungkap Ari.
Momen berpulangnya sang ibu saat itu menginspirasi Ari untuk membuat lagu "Selamat Jalan Mama" yang dibawakannya selama kurun waktu 2001-2002.
(Baca Juga: Tampil Cantik dan Menarik, Once Mengira Femila Mirip Ashanty )
"Saya belum sempat membahagiakan ibu hingga dia pergi. Ada seorang bijak mengatakan, kesembuhan saya dari drug itu mahal karena harus korbankan nyawa ibu. Kalau ibu nggak meninggal, saya mungkin nggak sembuh atau nggak berumur sampai sekarang. Itu jadi penyesalan saya. Tapi yang penting buktikan, jadi contoh baik untuk anak kita sekarang,” ungkap Ari Lasso, yang membuat semua juri terenyuh.
Anang ikut menceritakan kisah Ari yang begitu terpuruk karena drug. Ari bahkan pernah meminjam uang pada Anang untuk membeli obat, namun ditolaknya.
“Aku jadi saksi Ari Lasso pernah tumbang di selokan. Dia mau utang sama aku Rp500.000, aku nggak kasih karena tahu akan dipakai untuk beli drug. Dia sahabatku dan tahu yang terbaik buat dia. Makanya nggak aku pinjemin,” kisah Anang.
(tsa)
Lihat Juga :