Passion Tanpa Batas untuk Kaum Difabel
Jum'at, 25 Desember 2020 - 00:52 WIB
loading...
Modena Indonesia mengadakan Limitless Passion sebagai acara tahunan dan menutup tahun 2020. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Modena Indonesia mengadakan “Limitless Passion” sebagai acara tahunan dan menutup tahun 2020. Di acara ini kaum difabel bisa menyumbang talenta dan karya di bidang seni, masak-memasak, atau sociopreneur.
Direktur PT Modena Indonesia Bagus Prastowo menerangkan, pihaknya ingin mengajak semua orang untuk menunjukkan semangat tanpa batas, dengan menyelenggarakan Modena Limitless Passion. Acara ini dimaksudkan untuk menjadi sarana penyaluran minat orang-orang di bidang seni, cooking maupun sociopreneur dengan aktivitas yang menyenangkan.
(Baca Juga: ARMY Adopsi Serigala Eropa untuk Rayakan Ulang Tahun V BTS )
“Acara ini juga diharapkan dapat memberikan pandangan serta ilmu yang baru untuk dipelajari,” ujar Bagus melalui siaran resminya, belum lama ini.
Di tengah kondisi pandemi, menurut Bagus, wadah berkreasi menjadi terbatas. Modena ingin menyediakan tempat untuk bisa menyeimbangkan kesehatan mental dan tetap menyalurkan passion.
“Di acara ini kami mengajak masyarakat untuk menyalurkan hobi tanpa mengenal batasan di mana dan kapanpun,” lanjut Bagus.
Acara ini dibuka dengan keseruan cooking demo oleh teman-teman difabel dari DignityKu. DignityKu merupakan organisasi yang menyediakan pelatihan khusus untuk penyandang disabilitas. Acara kemudian dilanjut dengan pemilihan lima besar 3D Art Installation karya mahasiswa bersama Ardi Gunawan dan Monica Hapsari sebagai panelis juri.
Direktur PT Modena Indonesia Bagus Prastowo menerangkan, pihaknya ingin mengajak semua orang untuk menunjukkan semangat tanpa batas, dengan menyelenggarakan Modena Limitless Passion. Acara ini dimaksudkan untuk menjadi sarana penyaluran minat orang-orang di bidang seni, cooking maupun sociopreneur dengan aktivitas yang menyenangkan.
(Baca Juga: ARMY Adopsi Serigala Eropa untuk Rayakan Ulang Tahun V BTS )
“Acara ini juga diharapkan dapat memberikan pandangan serta ilmu yang baru untuk dipelajari,” ujar Bagus melalui siaran resminya, belum lama ini.
Di tengah kondisi pandemi, menurut Bagus, wadah berkreasi menjadi terbatas. Modena ingin menyediakan tempat untuk bisa menyeimbangkan kesehatan mental dan tetap menyalurkan passion.
“Di acara ini kami mengajak masyarakat untuk menyalurkan hobi tanpa mengenal batasan di mana dan kapanpun,” lanjut Bagus.
Acara ini dibuka dengan keseruan cooking demo oleh teman-teman difabel dari DignityKu. DignityKu merupakan organisasi yang menyediakan pelatihan khusus untuk penyandang disabilitas. Acara kemudian dilanjut dengan pemilihan lima besar 3D Art Installation karya mahasiswa bersama Ardi Gunawan dan Monica Hapsari sebagai panelis juri.
Lihat Juga :