Makna di Balik Tren Rambut Virus Corona ala Orang Afrika
Kamis, 14 Mei 2020 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari Sky News, Sharon Refa, seorang penata rambut di salon kecil yang berada di sisi jalan di Kiberia, daerah kumuh di ibu kota Kenya, Nairobi, menuturkan bahwa masih banyak penduduk yang masa bodo dengan adanya pandemi ini.
![Makna di Balik Tren Rambut Virus Corona ala Orang Afrika]()
Foto: Brian Inganga/AP Photo
"Beberapa orang dewasa gak percaya bahwa virus corona itu nyata, tapi sebagian besar anak-anak muda malah bersemangat untuk membersihkan tangan dan memakai top masker. Banyak orang dewasa gak melakukan ini, dan itulah sebabnya kami datang dengan gaya rambut corona,” Ujar Refa.
Harga yang lebih murah dibanding gaya rambut lainnya bikin gaya rambut virus corona jadi favorit di kalangan menengah ke bawah pada masa kondisi ekonomi yang sulit akibat COVID-19.
Untuk biaya potong rambut biasa di Kenya, biasanya dipatok harga 3,80 poundsterling atau sekitar Rp70 ribu. Sementara ongkos untuk potong rambut ala virus corona untuk anak kecil cuma 50 shilling Kenya atau Rp7 ribu.
Salah satu peminat gaya rambut ini ialah Margaret Andeya, salah seorang penduduk yang juga kena imbas kesulitan ekonomi akibat pandemi. Selain kelihatan cocok dengan penampilan anaknya, harga yang ditawarkan untuk menata rambut virus corona ini juga sangat cocok untuk kantongnya.

Foto: Brian Inganga/AP Photo
"Beberapa orang dewasa gak percaya bahwa virus corona itu nyata, tapi sebagian besar anak-anak muda malah bersemangat untuk membersihkan tangan dan memakai top masker. Banyak orang dewasa gak melakukan ini, dan itulah sebabnya kami datang dengan gaya rambut corona,” Ujar Refa.
Harga yang lebih murah dibanding gaya rambut lainnya bikin gaya rambut virus corona jadi favorit di kalangan menengah ke bawah pada masa kondisi ekonomi yang sulit akibat COVID-19.
Untuk biaya potong rambut biasa di Kenya, biasanya dipatok harga 3,80 poundsterling atau sekitar Rp70 ribu. Sementara ongkos untuk potong rambut ala virus corona untuk anak kecil cuma 50 shilling Kenya atau Rp7 ribu.
Salah satu peminat gaya rambut ini ialah Margaret Andeya, salah seorang penduduk yang juga kena imbas kesulitan ekonomi akibat pandemi. Selain kelihatan cocok dengan penampilan anaknya, harga yang ditawarkan untuk menata rambut virus corona ini juga sangat cocok untuk kantongnya.
Lihat Juga :