AS Catat Kasus Pertama Corona Baru Pada Pria 20 Tahun yang Tak Punya Riwayat Perjalanan
Rabu, 30 Desember 2020 - 18:21 WIB
loading...
Strain baru corona ditemukan pertama kali di AS. Virus baru yang merebak di Inggris ini ditemukan pada Pria 20 Tahun yang tak punya riwayat bepergian. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Colorado menjadi negara bagian pertama di AS yang melaporkan kasus virus corona varian baru yang belakangan ditemukan di Inggris. Strain baru dari virus yang bermutasi ditemukan pada pria di usia 20 tahunan tersebut yang diisolasi di Denver.
Padahal diketahui pemuda itu tidak memiliki riwayat perjalanan sebelumnya. Gubernur Jared Polis mengatakan, “Ada banyak yang kita tidak ketahui tentang varian COVID-19 yang baru ini. Tapi ilmuwan di Inggris memperingatkan dunia bahwa varian baru itu lebih berbahaya,” katanya mengutip dari Metro.co.uk.
Baca juga : Inggris Negara Pertama di Dunia Setujui Vaksin Covid AstraZeneca/Oxford
Dinas kesehatan masyarakat kini tengah menyelidiki kasus potensial dan melakukan tracing untuk menentukan penyebaran varian virus itu di negara bagian tersebut. Mutasi virus baru sebelumnya sudah terdeteksi di beberapa negara di Eropa termasuk di Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Kanada.
Dikatakan bahwa virus baru itu 50% lebih menular dibanding versi virus COVID-19 sebelumnya. Hal ini menyebabkan beberapa negara mengumumkan pelarangan penerbangan dari dan ke Inggris termasuk Indonesia. AS merupakan negara terbaru yang menemukan strain virus baru disamping India dan Pakistan.
Padahal diketahui pemuda itu tidak memiliki riwayat perjalanan sebelumnya. Gubernur Jared Polis mengatakan, “Ada banyak yang kita tidak ketahui tentang varian COVID-19 yang baru ini. Tapi ilmuwan di Inggris memperingatkan dunia bahwa varian baru itu lebih berbahaya,” katanya mengutip dari Metro.co.uk.
Baca juga : Inggris Negara Pertama di Dunia Setujui Vaksin Covid AstraZeneca/Oxford
Dinas kesehatan masyarakat kini tengah menyelidiki kasus potensial dan melakukan tracing untuk menentukan penyebaran varian virus itu di negara bagian tersebut. Mutasi virus baru sebelumnya sudah terdeteksi di beberapa negara di Eropa termasuk di Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Kanada.
Dikatakan bahwa virus baru itu 50% lebih menular dibanding versi virus COVID-19 sebelumnya. Hal ini menyebabkan beberapa negara mengumumkan pelarangan penerbangan dari dan ke Inggris termasuk Indonesia. AS merupakan negara terbaru yang menemukan strain virus baru disamping India dan Pakistan.
Lihat Juga :