Ini Dampak Diabetes Gestasional pada Ibu dan Bayi

Kamis, 31 Desember 2020 - 01:23 WIB
loading...
Ini Dampak Diabetes...
Pada ibu, diabetes gestasional bisa meningkatkan risiko terjadinya komplikasi selama kehamilan. Foto Ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Diabetes gestasional cukup umum terjadi selama kehamilan . Kondisi ini memengaruhi sekitar 14% dari seluruh kehamilan dengan jumlah yang lebih tinggi pada ibu hamil di Asia Tenggara, yakni mencapai sekitar 24,2%, sementara Afrika 10,5%.

Risiko semakin meningkat jika memiliki faktor risiko riwayat diabetes, berat badan berlebih, atau hamil di usia lebih dari 30 tahun.

(Baca Juga: Pandemi, Tekanan Hebat pada Kesehatan Mental Sejak PD II )

Pada ibu, diabetes gestasional bisa meningkatkan risiko terjadinya komplikasi selama kehamilan, seperti prematur, pre-eklampsia, dan makrosomia (bayi lahir dengan berat lebih dari 4 kg). Dalam jangka panjang, diabates gestasional bisa meningkatkan risiko ibu mengalami diabetes melitus tipe 2 di kemudian hari.

Diabetes gestasional juga berpeluang menyebabkan bayi mengalami asfiksia, RDS (Respiratory Distress Syndrome), hingga kematian. Dalam jangka panjang, anak yang lahir dari ibu dengan kondisi diabetes gestasional juga lebih berisiko mengalami obesitas di masa mendatang.

Diabetes gestasional sebenarnya mirip dengan diabetes pada umumnya. Hanya, terjadi selama proses kehamilan di mana sebelum hamil ibu tidak mengalami diabetes. Dalam beberapa kasus, diabetes gestasional akan hilang setelah ibu melahirkan. Namun, sekitar 60% dari jumlah ibu yang pernah mengalami kondisi diabetes gestasional selama kehamilan, memiliki risiko mengalami kondisi diabetes melitus tipe 2 di kemudian hari.

"Jika sudah pernah sekali mengalami diabetes, seperti diabetes gestasional ini, ada kecenderungan untuk mengalami diabetes kelak. Maka itu, jika memang seorang ibu pernah mengalami diabetes gestasional, ia harus berhati-hati terhadap pola hidupnya karena faktor risiko berikutnya memang diabetes," jelas Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD, Finasim, melalui keterangan tertulis.

Diabetes gestasional bisa terjadi karena terdapat beberapa jenis hormon dari ibu dan plasenta seperti estrogen, progesteron, leptin, kortisol, lactogen plasenta, dan hormon pertumbuhan plasenta, memiliki cara kerja berlawanan dengan insulin selama kehamilan. Berdasarkan survei Teman Bumil dan Populix, 6 dari 10 ibu mengaku adanya riwayat diabetes di keluarga yang menjadi faktor penyebab utama mereka mengalami diabetes gestasional.

(Baca Juga: Bumil Doyan Makanan Manis, Awas Diabetes Gestasional! )

Gaya hidup urban dan pola makan yang kurang sehat juga menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Hal ini tampak dari hasil survei, di mana sekitar 35% ibu yang sedang hamil dan dinyatakan berisiko mengalami diabetes gestasional kebanyakan berada di wilayah Jabodetabek.

Sejalan dengan temuan survei tersebut, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, Sp.OG, juga menegaskan bahwa kemungkinan banyaknya pilihan makanan dan kemudahan untuk memperolehnya menjadi faktor ibu hamil di daerah Jabodetabek lebih banyak didiagnosis mengalami diabetes gestasional.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maia Estianty Ingatkan...
Maia Estianty Ingatkan Netizen Jangan Desak Syifa Hadju soal Kehamilan: Itu Gak Sopan
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
5 Manfaat Kopi yang...
5 Manfaat Kopi yang Jarang Diketahui, Bikin Panjang Umur hingga Cegah Penyakit Kronis
Kabar Bahagia! Putri...
Kabar Bahagia! Putri Eugenie Umumkan Kehamilan Anak Ketiga
Alyssa Daguise Merasa...
Alyssa Daguise Merasa Mual Jelang Persalinan, Warganet Ikut Deg-degan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved