Kembangkan Sport Tourism, Kemenparekraf Genjot Pengerjaannya dalam 3 Bulan ke Depan

Selasa, 05 Januari 2021 - 16:38 WIB
loading...
Kembangkan Sport Tourism,...
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto/Dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berkoordinasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali membahas program percepatan pengembangan wisata berbasis olahraga atau sport tourism di Tanah Air.

Hal ini sekaligus menindaklanjuti MoU antara Kemenpora dan Kemenparekraf yang ditandatangin pada peringatan Hari Olahraga Nasional ke-37, beberapa waktu lalu. Dalam MoU tersebut, terdapat tiga tema besar yang akan dikembangkan oleh kedua kementerian ini yakni sport tourism, sport side, dan sport industri.

(Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Wisatawan Nusantara Berkunjung ke Danau Toba )

"Bapak Presiden memberikan arahan, olahraga harus didorong untuk membuat prestasi yang baik. Dan perintah beliau, kita harus me-review total ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional. Kita juga harus bisa mendorong wisata olahraga, karena Indonesia adalah tempat yang cukup dan sangat banyak untuk orang datang berwisata olahraga," ujar Zainudin Amali dalam konferensi pers secara daring, Selasa (5/1).

Setelah melalui proses pengkajian ulang, langkah selanjutnya adalah melakukan perjanjian kerjasama dengan Kemenparekraf. Zainudin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa program yang siap dieksekusi ketika perjanjian kerjasama telah resmi dilakukan.

Rencana tersebut disambut baik oleh Menparekraf Sandiaga Uno. Ia menegaskan Kemenparekraf akan bergerak cepat dalam membantu pemerintah mengembangkan wisata berbasis olahraga atau sport tourism ini.

"Kami siap dukung. Saya langsung minta Ibu Kiki (Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Event Kemenparekraf) dan teman-teman pegiat olahraga untuk membuat kerangkanya, dan langsung kita kerjakan pada tiga bulan ke depan," ujarnya.

Sandiaga menjelaskan, potensi wisata olahraga Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Ekosistem wisata ini juga dinilai tepat untuk dikembangkan di masa pandemi COVID-19.

Menparekraf kemudian memberikan contoh wisata wellness atau wisata kebugaran. Konsep wisata tersebut diprediksi akan menjadi primadona dalam beberapa tahun ke depan seiring dengan bergesernya perilaku wisatawan. Namun ia berharap, dalam praktiknya nanti, seluruh proses pengembangan harus dapat memberdayakan komunitas/warga lokal.

(Baca Juga: Berlibur ke Kota Kembang, Jangan Lupa Cicipi 5 Kuliner Ini )

"Misalnya kalau kita ke Danau Toba. Teman-teman bisa mendukung ekonomi kreatif lokal dengan cara memberdayakan mereka untuk membuat medali. Jadi jangan impor. Baju atau souvenirnya juga harus produk-produk UMKM sehingga sejalan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia," tandasnya.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Masa Depan Pariwisata...
Masa Depan Pariwisata Asia Pacific Ditentukan Kemampuan Membaca Perubahan Wisatawan
Target 17 Juta Wisman...
Target 17 Juta Wisman di Tengah Krisis Global, Menpar: Pariwisata Harus Adaptif!
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Kolaborasi Kemenpora...
Kolaborasi Kemenpora dan Nestle MILO Dorong Ekosistem Olahraga Indonesia
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Band Perunggu Bongkar...
Band Perunggu Bongkar Alasan Resign dari Pekerjaan Kantoran, Utamakan Keluarga dan Musik
Rahasia Mudah Booyah...
Rahasia Mudah Booyah di Free Fire, Ini 10 Tips dari Kreator Konten Falintino
Keluarganya Diduga Jadi...
Keluarganya Diduga Jadi Target Santet, Driver Ojol Ini Syok saat Putrinya Tiba-Tiba Menghilang!
Lewat Kuliner Pilihan...
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved