Merasa Lapar saat Berolahraga, Hindari Makanan Berat dan Berkadar Gula

Jum'at, 08 Januari 2021 - 07:43 WIB
Merasa Lapar saat Berolahraga, Hindari Makanan Berat dan Berkadar Gula
Di samping mengetahui asupan gizi yang tepat untuk menunjang kegiatan olahraga, penting memahami teknik pemanasan yang tepat untuk menghindari cedera. / Foto: Ilustrasi/SINDOphoto/Adam Erlangga
A A A
JAKARTA - Bersepeda menjadi kegiatan olahraga yang banyak digemari masyarakat saat ini. Bersepeda merupakan aktivitas yang banyak memerlukan tenaga, oleh karena itu harus melengkapi diri dengan asupan air minum dan energi yang cukup.

(Baca juga: Kangen Hangatnya Suasana Kantor? 7 Drakor Kantoran Ini Solusinya )

"Sebelum melakukan aktivitas olahraga , sebaiknya mengonsumsi makanan yang praktis dengan kandungan gula alami yang tepat dengan nilai glikemik yang ideal, sehingga tidak hanya mengenyangkan tetapi dapat mempertahankan kekuatan selama berolahraga dan tidak mudah habis tenaga," kata Clinical Dietitian & Sport Nutritionist Strive Indonesia, Emilia E. Achmadi MS., RDN melalui pernyataan resminya, Kamis (7/1).

"Contohnya oat, kurma, dan pisang. Apabila kita merasa lapar saat sedang bersepeda, hindari mengonsumsi makanan berat dan berkadar gula atau kadar glikemik terlalu tinggi karena dapat mengakibatkan gangguan pencernaan dan sugar crash," sambungnya.



Guna memenuhi kebutuhan masyarakat, Decathlon kini menghadirkan Strive, vegan friendly energy bar. Strive terbuat dari oats dan kurma, tanpa bahan pengawet dan gula tambahan, untuk terus mendukung kegiatan para pecinta olahraga. Strive bisa didapatkan di semua store Decathlon Indonesia.

Emilia memaparkan, Strive adalah energy bar lokal yang terbuat dari 100% bahan alami dan tidak dibuat dengan tambahan gula serta tanpa pengawet. "Setiap 40g bar Strive akan memberi 160-180 kcal, 22- 26g karbohidrat dan 5g protein. Gunanya untuk memberi tenaga selama berolahraga dan tidak kehabisan di tengah sesi latihan," jelasnya.

Di samping memahami asupan gizi yang tepat untuk menunjang kegiatan olahraga sepeda, penting memahami teknik pemanasan yang tepat untuk menghindari cedera serta perlengkapan apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang keamanan ketika bersepeda.

"Sebelum memulai aktivitas bersepeda, sebaiknya melakukan pemanasan dari stretching statis, stretching dinamis, menaikkan detak jantung secara bertahap, dan tidak lupa menjajal dan memastikan kondisi sepeda dalam keadaan yang prima. Hal ini untuk mencegah terjadinya cedera pada saat bersepeda, seperti kram pada bagian otot tertentu, atau bahkan cedera berat seperti fatigue muscle dan sore muscle," jelas Cycling and Golf Department Leader Decathlon Indonesia Mall Taman Anggrek sekaligus mantan atlet balap sepeda nasional, Arga Budirahman.

Di samping itu, Arga menambahkan bahwa perlengkapan sepeda seperti helm, kaca mata, jersey dan celana sepeda yang sesuai peruntukannya juga dapat memastikan keamanan, terlebih apabila berkendara di jalan raya. Tidak lupa tentunya selama masa pandemi ini untuk selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

(Baca juga: Sambut Pagi Semangat dengan Grande Morning )

"Kami bangga bisa menghadirkan salah satu brand energy bars asli dari Indonesia di semua store kami. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami terhadap brand lokal, di samping terus mengupayakan agar lebih banyak produk-produk Decathlon dapat diproduksi di Indonesia. Ke depannya, kami berambisi untuk lebih banyak menghadirkan brand-brand olahraga lokal Indonesia di Decathlon," papar CEO Decathlon Indonesia, Jeremie Ruppert.
(nug)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1152 seconds (10.55#12.26)