Badan Kesehatan Uni Eropa Akhirnya Setujui Penggunaan Vaksin Moderna

Jum'at, 08 Januari 2021 - 14:00 WIB
loading...
Badan Kesehatan Uni...
Vaksin moderna telah disetujui penggunaannya oleh Badan Kesehatan Uni Eropa. Foto/abcnews
A A A
JAKARTA - Badan Kesehatan Uni Eropa akhirnya memberikan lampu hijau kepada vaksin moderna untuk digunakan, menyusul kesepakatan blok dari 27 negara dengan harapan vaksin tersebut dapat melawan virus yang semakin berbahaya di penjuru benua itu. Persetujuan itu dikeluarkan oleh Badan Kesehatan Uni Eropa yang menyepakati penggunaan vaksin kedua virus corona .

Langkah ini dilakukan karena tingginya kasus infeksi di banyak negara Uni Eropa ditambah kritikan tajam dari lambannya vaksinasi di benua itu terhadap 450 juta warga negaranya. “Vaksin ini menyediakan kita sarana untuk mengatasi keadaan darurat,” kata Emer Cooke, direktur eksekutif European Medicines Agency (EMA) dikutip dari Nbcnews.

Baca juga : Peneliti Ungkap Usia di Bawah 20 Tahun Paling Berisiko Tertular Varian Baru Corona asal Inggris

“Ini adalah perjanjian dari upaya dan komitmen dari pihak yang terlibat bahwa kita memiliki rekomendasi vaksin yang kedua dalam waktu singkar sejak pandemi dideklarasikan oleh WHO,” lanjutnya.

Amerika Serikat, Kanada, dan Israel sudah lebih dulu menyetujui penggunaan vaksin Moderna. AS bahkan sudah menyepakati penggunaan vaksin Moderna untuk penggunaan darurat sejak 18 Desember lalu. Diikuti oleh Kanada lima hari kemudian dengan syarat vaksin tersebut digunakan untuk digunakan oleh mereka diatas usia 18 tahun.

Langkah yang sama disusul oleh pemerintah Israel yang memberikan izin penggunaan vaksin pada tanggal 21 Desember 2020. Baik vaksin Moderna maupun Pfizer-BioNTech’s adalah jenis mRNA. Ini merupakan jenis vaksin baru yang bekerja untuk melindungi diri dari penyakit menular seperti COVID-19 .
Tidak seperti vaksim umumnya, vaksin jenis ini bekerja dengan mengajari sel tubuh cara membuat protein yang kemudian memicu respons imun di dalam tubuh.

Baca juga : Merasa Lapar saat Berolahraga, Hindari Makanan Berat dan Berkadar Gula

Respons imun itu diharapkan dapat menghasilkan antibodi untuk melawan infeksi saat virus memasuki tubuh. Vaksin mRNA tidak mengandung virus corona, ini artinya vaksin tersebut tidak bisa menyebabkan infeksi.Uni Eropa secara resmi memulai memberikan vaksin Pfizer-BioNTech pada 27 Desember 2020,

Tapi kecepatan pemberian vaksin diantara negara tentulah tidak sama. Perancis misalnya, telah memberi vaksin pada sekira 500 orang penduduknya di minggu pertama. Sementara Jerman jumlahnya lebih banyak. Negara ini sudah menyuntik 200.000 penduduknya. Adapun Belanda baru memulai langkah ini. Sri noviarni

(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Jerinx SID Unggah Foto...
Jerinx SID Unggah Foto Pakai Baju Bali Tolak Rapid, Sentil Soal Konspirasi Covid 19 di Epstein Files
Jerinx SID Sebut Dulu...
Jerinx SID Sebut Dulu Omongannya Soal Hubungan Covid-19 dan Epstein Files Dianggap Halu
Ariana Grande Positif...
Ariana Grande Positif Covid Kedua Kalinya di Tengah Promosi Film Wicked: For Good
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Berita Terkini
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Kenny Austin Nikmati...
Kenny Austin Nikmati Peran Dokter Bagas di Tobat Jatuh Cinta, Akui Betah Main Komedi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Infografis
Serahkan Kendali ke...
Serahkan Kendali ke Uni Eropa, Israel Mundur dari Perlintasan Rafah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved