Penerbitan EUA, BPOM Gunakan Hasil Uji Klinik Turki dan Brasil

Jum'at, 08 Januari 2021 - 19:07 WIB
loading...
Penerbitan EUA, BPOM...
BPOM sedang menyelesaikan EUA atau izin penggunaan darurat vaksin virus corona Covid-19 buatan Sinovac untuk menjamin keamanan vaksin saat digunakan. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sedang menyelesaikan Emergency Used Authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat vaksin virus corona Covid-19 buatan Sinovac. Hal ini untuk menjamin vaksin yang diberikan kepada masyarakat aman digunakan.

Kepala Badan POM Penny Lukito mengatakan BPOM sedang menunggu data interim uji klinik fase 3 vaksin Sinovac di Bandung. Selain itu pihaknya juga masih menunggu data uji klinik fase 3 yang dilakukan oleh Brasil. (Baca juga: Jokowi Harap Izin Vaksinasi BPOM Terbit Pekan Ini atau Minggu Depan )

“Tentu saja data uji klinik yang dilakukan Turki dan Brasil kami gunakan untuk penerbitan EUA. Kami berkomunikasi, sharing data untuk masing-masing negara yang melakukan uji klinik,” terang Penny, Dalam Media Briefing Pengawalan Keamanan, Khasiat, dan Mutu Vaksin Covid-19 Sebelum dan Sesudah Peredaran yang diadakan Jumat (8/1/2021)

Penny mengatakan saat ini Badan POM sedang melihat hasil efikasi yang sudah dikirim sepenuhnya oleh Turki mengenai uji klinis vaksin Sinovac. Nantinya data lengkap dari Turki dan Brasil ini bakal digunakan sebagai bahan pertimbangan EUA.

“Turki sudah memberikan data efikasinya dalam mengeluarkan EUA. Sementara uji klinik fase 3 dari Brasil masih menunggu laporan lengkap. Kami masih menguji efikasi dari uji coba vaksin Sinovac di Bandung itu,” tuntasnya. (Baca juga: BPOM Jamin Efektivitas Vaksin dalam Melawan Covid-19 )
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
BPOM Temukan 11 Kosmetik...
BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri hingga Pemicu Kanker
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Kasus Influenza Masih...
Kasus Influenza Masih Jadi Tantangan, Akses Vaksinasi Harus Diperluas
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Waspada! Ribuan Produk...
Waspada! Ribuan Produk Pangan Ilegal dan Takjil Berformalin Ditemukan Saat Ramadan
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Rekomendasi
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Berita Terkini
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
Konflik Ruben Onsu dan...
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Produser Cherrybelle Ikut Buka Suara
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved