Camilan Sehat Perkuat Gizi Anak
Sabtu, 09 Januari 2021 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
Jika dihitung total dari tiga porsi itu sebanyak 600-700 ml susu batas standar yang masih wajar untuk anak dan dewasa. Semakin besar anak, maka akan semakin banyak makan karena kebutuhan kalori meningkat. Bahkan, kebutuhan kalori anak usia 10 tahun sama dengan usia dewasa. Terlebih anak laki-laki memiliki kebutuhan kalori dan protein lebih tinggi.
Leona juga memberikan ide sajian camilan sehat. Buah misalnya, selain dimakan langsung, juga dapat dibuat jus atau smoothiecampuran susu dengan menambah protein di dalamnya. Jus dan smoothie dapat dibekukan agar anak lebih suka layaknya es krim. Buah juga dapat disajikan bersama jelly dan puding sebagai topping.
Untuk camilan asin dapat dibuat sandwich roti gandum isi telor atau keju dan sayur. Untuk kue juga tidak masalah selama kue tersebut mengandung bahan bergizi lain. Misalnya, kue pisang dan kue wortel, juga tidak terlalu banyak cukup 1-2 slice kue.
Salah satu chef yang ahli membuat kudapan ringan, yakni Chef Ucu. Menurut dia, camilan sehat sebaiknya dibuat sendiri atau paling tidak dibeli dari produksi rumahan yang terjamin kualitas bahannya. Saran dia, penggunaan bahan makanan harus divariasikan.
"Masa mau numpukin tepung terigu setiap hari ke anak. Coba ganti dengan tepung umbi umbian seperti tepung ubi, singkong, sorgum," ungkapnya.
Chef Ucu juga kerap mengedukasi para ibu untuk jangan malas membuat snack untuk anak. Snack bisa dibuat stok beberapa hari karena dapat menjadi frozen food tidak melelahkan.
"Saya selalu mengajarkan resep basic nanti tinggal para ibu yang berkreasi bahannya diganti apa. Coba buat kue tradisional mengenalkan jajanan pasar pada anak," saran Ucu.
Jajanan pasar sebenarnya lebih sehat jarang menggunakan tepung terigu, yang banyak menggunakan gulten. Mereka menggunakan tepung beras, tepung ketan, tepung ubi dan langsung dari umbi-umbian. Misalnya, getuk dari singkong yang mengandung karbohidrat sehat.
Leona juga memberikan ide sajian camilan sehat. Buah misalnya, selain dimakan langsung, juga dapat dibuat jus atau smoothiecampuran susu dengan menambah protein di dalamnya. Jus dan smoothie dapat dibekukan agar anak lebih suka layaknya es krim. Buah juga dapat disajikan bersama jelly dan puding sebagai topping.
Untuk camilan asin dapat dibuat sandwich roti gandum isi telor atau keju dan sayur. Untuk kue juga tidak masalah selama kue tersebut mengandung bahan bergizi lain. Misalnya, kue pisang dan kue wortel, juga tidak terlalu banyak cukup 1-2 slice kue.
Salah satu chef yang ahli membuat kudapan ringan, yakni Chef Ucu. Menurut dia, camilan sehat sebaiknya dibuat sendiri atau paling tidak dibeli dari produksi rumahan yang terjamin kualitas bahannya. Saran dia, penggunaan bahan makanan harus divariasikan.
"Masa mau numpukin tepung terigu setiap hari ke anak. Coba ganti dengan tepung umbi umbian seperti tepung ubi, singkong, sorgum," ungkapnya.
Chef Ucu juga kerap mengedukasi para ibu untuk jangan malas membuat snack untuk anak. Snack bisa dibuat stok beberapa hari karena dapat menjadi frozen food tidak melelahkan.
"Saya selalu mengajarkan resep basic nanti tinggal para ibu yang berkreasi bahannya diganti apa. Coba buat kue tradisional mengenalkan jajanan pasar pada anak," saran Ucu.
Jajanan pasar sebenarnya lebih sehat jarang menggunakan tepung terigu, yang banyak menggunakan gulten. Mereka menggunakan tepung beras, tepung ketan, tepung ubi dan langsung dari umbi-umbian. Misalnya, getuk dari singkong yang mengandung karbohidrat sehat.
Lihat Juga :