Camilan Sehat Perkuat Gizi Anak
Sabtu, 09 Januari 2021 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
Cara membuatnya pun mudah, singkong dikukus lalu diberi gula. Jika ingin lebih sehat gunakan gula merah atau gula aren. Kemudian diulek serta tambahkan vanili dan garam sedikit, getuk pun siap disantap. Anak anak pasti suka daripada singkong dalam bentuk utuh.
Camilan tidak harus manis, bisa juga asin gurih yang terbuat dari kentang seperti kue lumpur asin atau risoles rogut dan pastel tutup.
"Singkong juga dapat dibuat combro dalamnya disesuaikan dengan kesukaan anak, kalau tidak suka oncom bisa daging atau sayur. Singkong Thailand pun bisa dari singkong dikukus dengan gula dan agar-agar," tambah Chef Ucu.
Membuat camilan sendiri untuk anak juga kerap dilakukan orang tua dengan anak yang memiliki riwayat alergi. Seperti Meiriska, 38, kedua putra putrinya yang berusia 4 dan 2 tahun ini alergi terhadap susu sapi. Beruntung, dia pun hobi berlama-lama di dapur untuk mencoba menu baru.
Karena kedua anaknya tidak bisa mengonsumi tepung terigu dan susu dalam jumlah banyak, sehingga beragam camilan dari bahan bervariasi pun sudah pernah dibuatnya seperti klappertart, puding vla, macaroni cheese, japanese cake, brownies kukus dan panggang, pempek, cireng, cilok, banana cake, siomay, getuk, dan unti pisang kelapa.
Warga Depok ini tentu harus menggunakan bahan bervariasi sehingga tidak heran Meiriska rajin mengikuti kelas memasak. "Saat pandemi justru lebih senang karena kelas memasak online semua tidak perlu meninggalkan anak," ucapnya.
Hobi membuat camilan sehat ini pun kerap dibagikannya di media sosial. Tidak jarang beberapa teman tertarik untuk mencoba hasil masakannya. Alhasil, Meiriska kerap membuat camilan lebih banyak. Setelah mencukupi kebutuhan untuk anak-anak dan suaminya, sisa camilan itu dijualnya. (Ananda Nararya)
Camilan tidak harus manis, bisa juga asin gurih yang terbuat dari kentang seperti kue lumpur asin atau risoles rogut dan pastel tutup.
"Singkong juga dapat dibuat combro dalamnya disesuaikan dengan kesukaan anak, kalau tidak suka oncom bisa daging atau sayur. Singkong Thailand pun bisa dari singkong dikukus dengan gula dan agar-agar," tambah Chef Ucu.
Membuat camilan sendiri untuk anak juga kerap dilakukan orang tua dengan anak yang memiliki riwayat alergi. Seperti Meiriska, 38, kedua putra putrinya yang berusia 4 dan 2 tahun ini alergi terhadap susu sapi. Beruntung, dia pun hobi berlama-lama di dapur untuk mencoba menu baru.
Karena kedua anaknya tidak bisa mengonsumi tepung terigu dan susu dalam jumlah banyak, sehingga beragam camilan dari bahan bervariasi pun sudah pernah dibuatnya seperti klappertart, puding vla, macaroni cheese, japanese cake, brownies kukus dan panggang, pempek, cireng, cilok, banana cake, siomay, getuk, dan unti pisang kelapa.
Warga Depok ini tentu harus menggunakan bahan bervariasi sehingga tidak heran Meiriska rajin mengikuti kelas memasak. "Saat pandemi justru lebih senang karena kelas memasak online semua tidak perlu meninggalkan anak," ucapnya.
Hobi membuat camilan sehat ini pun kerap dibagikannya di media sosial. Tidak jarang beberapa teman tertarik untuk mencoba hasil masakannya. Alhasil, Meiriska kerap membuat camilan lebih banyak. Setelah mencukupi kebutuhan untuk anak-anak dan suaminya, sisa camilan itu dijualnya. (Ananda Nararya)
(wan)
Lihat Juga :