Pandemi Covid-19 Takkan Bisa Matikan Slank untuk Berkarya
Senin, 18 Januari 2021 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Bimbim mengutarakan jika Vaksin Slank ini proses pengerjaannya dilakukan selama tahun lalu, dan isinya banyak tentang keadaan hari ini. Dia pun berharap ini bisa menjadi new rules buat Slank. "Semoga juga bisa jadi pedoman buat menghadapi pandemi," imbuh pemilik nama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi ini.
Sementara itu, hal istimewa lain dari album Vaksin ini adalah kembali terlibatnya Abdee Negara dalam proses mixing. Gitaris Slank berusia 51 tahun itu menggarap mixing untuk tiga lagu, yakni New Normal Cinta, Introspeksi dan Rhapsody Indonesia. Sedangkan lagu-lagu lainnya di-mixing Firas Raditya, Gio Wibowo dan Stephan Santoso. Nama terakhir juga mengerjakan proses mastering.
Baca juga: Buka 2021, Rocket Rockers dan Kuburan Band Sajikan Kolaborasi Unik lewat Single KRNY
Di sisi lain, cover album Vaksin merupakan hasil dari sketch vaksin yang dibuat Kaka yang kemudian dikembangkan Alipjon, yang dalam album ini juga menciptakan logo Rock N Roll Sun. Untuk desain art work dikerjakan Alhadi Dimas.
Sementara itu, hal istimewa lain dari album Vaksin ini adalah kembali terlibatnya Abdee Negara dalam proses mixing. Gitaris Slank berusia 51 tahun itu menggarap mixing untuk tiga lagu, yakni New Normal Cinta, Introspeksi dan Rhapsody Indonesia. Sedangkan lagu-lagu lainnya di-mixing Firas Raditya, Gio Wibowo dan Stephan Santoso. Nama terakhir juga mengerjakan proses mastering.
Baca juga: Buka 2021, Rocket Rockers dan Kuburan Band Sajikan Kolaborasi Unik lewat Single KRNY
Di sisi lain, cover album Vaksin merupakan hasil dari sketch vaksin yang dibuat Kaka yang kemudian dikembangkan Alipjon, yang dalam album ini juga menciptakan logo Rock N Roll Sun. Untuk desain art work dikerjakan Alhadi Dimas.
(nug)
Lihat Juga :