Merokok Picu Kanker Usus Besar
Jum'at, 29 Januari 2021 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari 86% pasien yang didiagnosis dengan kanker kolorektal berusia kurang dari 50 tahun dan tanpa gejala. Secara keseluruhan risiko untuk mendapatkan kanker kolorektal adalah 1 dari 20 orang (5%).
Risiko penyakit cenderung lebih sedikit pada wanita dibandingkan pada pria. Kanker kolorektal dapat dibagi menjadi tiga klasifikasi pengobatan yaitu pengobatan pada kondisi lokal (awal), lokal lanjut (menengah) dan metastasis (lanjut).
“Kondisi lokal dan lokal lanjut ini didekati melalui tindakan operasi dilanjutkan dengan kemoterapi tambahan atau pada kanker rectum juga seringkali ditambahkan juga radioterapi atau penyinaran,” papar Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid, FINASIM, FACP, Konsultan Hematologi Onkologi Medik FKUI-RSCM pada Virtual Media Briefing.
Baca juga: Ini Enam Langkah Mudah Cegah Risiko Kanker Payudara
Sedangkan pada kondisi metastasis, didekati melalui tindakan kemoterapi sebagai pengobatan utama. Operasi hanya dilakukan pada kondisi penyebaran kanker di satu lokasi dan tidak banyak, berukuran kecil serta bisa dioperasi atau hanya untuk membuat kantong penampung feses di sekitar perut dengan mengeluarkan kolon atau usus besar ke perut untuk mendiversi atau mengalihkan aliran kotoran ke kantong (kolostomi).
Risiko penyakit cenderung lebih sedikit pada wanita dibandingkan pada pria. Kanker kolorektal dapat dibagi menjadi tiga klasifikasi pengobatan yaitu pengobatan pada kondisi lokal (awal), lokal lanjut (menengah) dan metastasis (lanjut).
“Kondisi lokal dan lokal lanjut ini didekati melalui tindakan operasi dilanjutkan dengan kemoterapi tambahan atau pada kanker rectum juga seringkali ditambahkan juga radioterapi atau penyinaran,” papar Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid, FINASIM, FACP, Konsultan Hematologi Onkologi Medik FKUI-RSCM pada Virtual Media Briefing.
Baca juga: Ini Enam Langkah Mudah Cegah Risiko Kanker Payudara
Sedangkan pada kondisi metastasis, didekati melalui tindakan kemoterapi sebagai pengobatan utama. Operasi hanya dilakukan pada kondisi penyebaran kanker di satu lokasi dan tidak banyak, berukuran kecil serta bisa dioperasi atau hanya untuk membuat kantong penampung feses di sekitar perut dengan mengeluarkan kolon atau usus besar ke perut untuk mendiversi atau mengalihkan aliran kotoran ke kantong (kolostomi).
(tdy)
Lihat Juga :