Bagaimana Nasib Orang-Orang yang Tidak Bisa Divaksin Covid-19?

Sabtu, 30 Januari 2021 - 15:29 WIB
loading...
Bagaimana Nasib Orang-Orang...
Anak-anak di bawah usia 18 tahun serta seseorang dengan riwayat penyakit penyerta (komorbid) tidak bisa mendapatkan vaksin karena alasan kesehatan. / Foto: dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah melakukan vaksinasi Covid-19 sejak 13 Januari 2021. Indonesia menargetkan vaksinasi Covid-19 bagi 181.554.465 penduduk yang dijadwalkan hingga Maret 2022. Proses vaksinasi ini sebagai upaya dalam menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity sebagai langkah memutus mata rantai penularan Covid-19 di Tanah Air.

Baca juga: Ini Kata Menkes Budi Terkait Tidak Masifnya Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Meski demikian tidak semua masyarakat bisa mendapakan vaksin Covid-19 . Anak-anak di bawah usia 18 tahun serta seseorang dengan riwayat penyakit penyerta (komorbid) tidak bisa mendapatkan vaksin karena alasan kesehatan. Lantas bagaimana dengan nasib para kelompok yang tidak divaksin ini?

Menjawab hal tersebut, Anggota Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, Dr. Dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM mengatakan, salah satu caranya adalah masyarakat sehat yang memenuhi kriteria harus secepatnya divaksin sehingga akan membentuk kekebalan kelompok dan dapat melindungi orang-orang yang bisa divaksin tapi ada kendala komorbid dan lainnya.

"Sambil menunggu herd immunity, saudara-saudara kita yang tidak bisa divaksin wajib melakukan protokol kesehatan. Semua persyaratan agar terhindari Covid-19 harus dikerjakan," ujar dr. Sukamto dalam Webinar Vaksin Covid-19 untuk Indonesia Bangkit yang disiarkan langsung MNC Portal Indonesia, Sabtu (30/1/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
3 Dokter Internsip Meninggal...
3 Dokter Internsip Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes: Bukan karena Kelelahan Kerja
Dari 2.220 ke 146 Kasus:...
Dari 2.220 ke 146 Kasus: Campak Turun Tajam, Kewaspadaan Tetap Diperlukan
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
Hadirkan Direktur Kemenkes...
Hadirkan Direktur Kemenkes RI, FK Unair Cetak Multi-Star Doctor Komunikatif
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Berita Terkini
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Richard Lee Sebut Barang...
Richard Lee Sebut Barang Bukti di Persidangan Bukan Produknya
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Infografis
5 Makanan yang Memicu...
5 Makanan yang Memicu Pikun, Bisa Mengakibatkan Kerusakan Otak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved