Mendengarkan Musik Baik untuk Kesehatan, Berikut Ini Manfaatnya!
Minggu, 07 Februari 2021 - 10:50 WIB
loading...
Tak hanya menyenangkan, mendengar musik juga banyak manfaatnya untuk kesehatan. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Mendengarkan musik bukan hanya sekedar teman hiburan ketika beraktivitas. Ada banyak manfaat musik yang telah diteliti. Musik menggambarkan emosi kita dan mempengaruhi mood, itulah mengapa musik mempunyai manfaat kesehatan yang luar biasa. Berikut beberapa manfaat musik bagi kesehatan fisik dan mental dikutip dari Wellnesstoday:
1. Dongkrak Imunitas
Penelitian menunjukkan antibodi meningkat setelah subyek penelitian mendengarkan 50 menit musik dance. Hal ini diperkirakan karena kemampuan musik menurunkan hormon stres terutama kortisol. Stres memang menekan fungsi imun.
2. Atasi Kecemasan dan Depresi
Peneliti menemukan bahwa ibu hamil yang mendengarkan musik yang rileks, mengalami penurunan kecemasan, depresi, maupun penurunan stres. Studi lain menemukan musik kladik dan musik meditasi dapat mendukung kesehatan. Sedangkan musik musik heavy metal dan tekno justru menurunkan kulitas hidup.
Baca Juga : Peran Ibu Sangat Besar untuk Kurangi Penularan COVID-19
3. Tingkatkan Performa Atlet
Musik yang Anda dengarkan ketika berolahraga bukan hanya berfungsi menemani aktivitas yang tengah dijalankan. Pemilihan musik ternyata dapat mempengaruhi daya tahan dan mendorong Anda bergerak lebih aktif. Bahkan, ada baiknya Anda memilih musik yang berbeda untuk pemanasan, latihan inti, dan pendinginan. Jika ingin berlari jauh, pilih musik yang menginspirasi, membuat fokus sehingga Anda bisa berolahraga lebih lama. Namun jika ingin berlatih kekuatan, pilih musik dengan beat yang cepat. Sebab musik dengan tempo tinggi akan menghasilkan daya tahan olahraga. Sedangkan musik dengan tempo lambat, juga akan memperlambat daya tahan (endurance) atau kecepatan.
4. Mengatur Mood
Pernahkah Anda merasa adrenalin terpicu ketika mendengarkan musik tekno? Atau di lain waktu tubuh terasa tenang ketika mendengarkan musik jazz yang lembut. Ya, saraf kita dipengaruhi oleh musik. Musik yang kencang secara umum meningkatkan detak jantung. Sementara musik yang lembut menenangkan tubuh dan pikiran. Musik mempengaruhi emosi, menstimulasi kesadaran diri, dan membuat kita teringat masa lalu. Musik memiliki kemampuan untuk menurunkan atau menaikkan mood.
5. Mengobati Nyeri
Musik bisa menjadi media yang luar biasa dalam urusan manajemen nyeri. Terutama mereka yang tengah mendapatlan pelayanan paliatif atau geriatri. Terapi musik bisa meredakan gejala nyeri dan emosi lain yang berhubungan dengan nyeri. Penelitian menunjukkan, musik klasik bisa menurunkan rasa sakit penderita osteoarhritis.
1. Dongkrak Imunitas
Penelitian menunjukkan antibodi meningkat setelah subyek penelitian mendengarkan 50 menit musik dance. Hal ini diperkirakan karena kemampuan musik menurunkan hormon stres terutama kortisol. Stres memang menekan fungsi imun.
2. Atasi Kecemasan dan Depresi
Peneliti menemukan bahwa ibu hamil yang mendengarkan musik yang rileks, mengalami penurunan kecemasan, depresi, maupun penurunan stres. Studi lain menemukan musik kladik dan musik meditasi dapat mendukung kesehatan. Sedangkan musik musik heavy metal dan tekno justru menurunkan kulitas hidup.
Baca Juga : Peran Ibu Sangat Besar untuk Kurangi Penularan COVID-19
3. Tingkatkan Performa Atlet
Musik yang Anda dengarkan ketika berolahraga bukan hanya berfungsi menemani aktivitas yang tengah dijalankan. Pemilihan musik ternyata dapat mempengaruhi daya tahan dan mendorong Anda bergerak lebih aktif. Bahkan, ada baiknya Anda memilih musik yang berbeda untuk pemanasan, latihan inti, dan pendinginan. Jika ingin berlari jauh, pilih musik yang menginspirasi, membuat fokus sehingga Anda bisa berolahraga lebih lama. Namun jika ingin berlatih kekuatan, pilih musik dengan beat yang cepat. Sebab musik dengan tempo tinggi akan menghasilkan daya tahan olahraga. Sedangkan musik dengan tempo lambat, juga akan memperlambat daya tahan (endurance) atau kecepatan.
4. Mengatur Mood
Pernahkah Anda merasa adrenalin terpicu ketika mendengarkan musik tekno? Atau di lain waktu tubuh terasa tenang ketika mendengarkan musik jazz yang lembut. Ya, saraf kita dipengaruhi oleh musik. Musik yang kencang secara umum meningkatkan detak jantung. Sementara musik yang lembut menenangkan tubuh dan pikiran. Musik mempengaruhi emosi, menstimulasi kesadaran diri, dan membuat kita teringat masa lalu. Musik memiliki kemampuan untuk menurunkan atau menaikkan mood.
5. Mengobati Nyeri
Musik bisa menjadi media yang luar biasa dalam urusan manajemen nyeri. Terutama mereka yang tengah mendapatlan pelayanan paliatif atau geriatri. Terapi musik bisa meredakan gejala nyeri dan emosi lain yang berhubungan dengan nyeri. Penelitian menunjukkan, musik klasik bisa menurunkan rasa sakit penderita osteoarhritis.
Lihat Juga :