Pulihkan Industri Pariwisata, Kemenparekraf Gulirkan TMA-SEA 2021
Rabu, 24 Februari 2021 - 19:13 WIB
loading...
A
A
A
"Pasar Asia harus dipulihkan secepatnya. Startnya dari ASEAN. Teritorialnya dekat dengan Indonesia dan aksesibilitasnya sangat mudah. Pasar ASEAN juga sudah mengenal kualitas pariwisata Indonesia. Apalagi, Indonesia jadi salah satu destinasi utama mereka. Jadi, info terbaru harus disampaikan kepada mereka," terang VJ, sapaan Vinsensius Jemadu.
Memberi slot besar bagi para pelaku pariwisata, ruang komunikasi juga diberikan kepada mereka. Pada hari pertama TMA-SEA 2021, kesempatan paparan diberikan kepada Wyndham Hotels & Resorts, Asia MICE, MNC Travel, dan Euro Asia Holidays. Adapun paparan hari kedua event diberikan kepada EMFA Tours & Travel juga Holiday Tours & Travel.
Baca juga: Ingin Modis Seperti Presiden Jokowi yang Mengenakan Jaket Coklat Muda? Ini Kisaran Harga Jaketnya
"TMA-SEA 2021 dengan format B2B tentu menjadi momentum bisnis yang bagus. Kami optimistis akan ada banyak deal. Dari situ, tentu menjadi angin segar bagi pergerakan kembali industri pariwisata di tanah air. Bagaimanapun, upaya pemulihan dan percepatan terus dilakukan. Tujuannya agar kembali memberi impact positif optimal begitu pandemi Covid-19 dinyatakan aman," kata Koordinator Area II Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf, Nailis Saadah.
Memberi slot besar bagi para pelaku pariwisata, ruang komunikasi juga diberikan kepada mereka. Pada hari pertama TMA-SEA 2021, kesempatan paparan diberikan kepada Wyndham Hotels & Resorts, Asia MICE, MNC Travel, dan Euro Asia Holidays. Adapun paparan hari kedua event diberikan kepada EMFA Tours & Travel juga Holiday Tours & Travel.
Baca juga: Ingin Modis Seperti Presiden Jokowi yang Mengenakan Jaket Coklat Muda? Ini Kisaran Harga Jaketnya
"TMA-SEA 2021 dengan format B2B tentu menjadi momentum bisnis yang bagus. Kami optimistis akan ada banyak deal. Dari situ, tentu menjadi angin segar bagi pergerakan kembali industri pariwisata di tanah air. Bagaimanapun, upaya pemulihan dan percepatan terus dilakukan. Tujuannya agar kembali memberi impact positif optimal begitu pandemi Covid-19 dinyatakan aman," kata Koordinator Area II Pemasaran Pariwisata Regional I Kemenparekraf, Nailis Saadah.
(nug)
Lihat Juga :