Ardhito Pramono dan Marion Jola Adu Akting di Series ‘Cerita tentang Menyudahi’

loading...
Ardhito Pramono dan Marion Jola Adu Akting di Series ‘Cerita tentang Menyudahi’
Ardhito Pramono dan Marion Jola dalam Cerita tentang Menyudahi. Foto/Dok Visinema
JAKARTA - Rumah produksi Visinema berkolaborasi dengan e-commerce Blibli resmi meluncurkan web series berjudul “Cerita tentang Menyudahi” dengan bintang utama Marion Jola dan Ardhito Pramono.

Web series ini akan hadir tiga episode dan bercerita tentang dua anak muda, diperankan oleh Marion Jola dan Ardhito Pramono, yang mengalami kegelisahan hidup. Kedua tokoh ini akhirnya berusaha bangkit hingga menemukan arti bahagia yang ternyata berakar dari hal-hal sederhana.

Baca Juga: Ditanya Anak Kecil soal Keberadaan Mendiang Jonghyun, Jawaban Minho SHINee Bikin Peggemar Haru

Senior Brand Manager Blibli Zsazsa Kartika mengatakan, cerita yang diangkat dalam web series ini juga relatable untuk anak muda karena mengisahkan tentang pekerjaan, mewujudkan impian, dan hubungan dengan pasangan.

“Kami ingin mengangkat kisah yang disisipkan oleh pesan inspiratif, yaitu bahwa mereka harus selalu bersikap positif dan percaya diri untuk mencapai impian atau cita-cita yang diinginkan,” ucap Zsazsa dalam Konferensi Pers Virtual, belum lama ini.



CEO Visinema Angga Dwimas Sasongko percaya bahwa karya film ataupun web series bukan hanya menghibur, tapi juga menginspirasi para penonton untuk melihat hidup dari segi positif. Itulah yang mendasari terjalinnya kerja sama ini.

“Kami yakin semangat “Cerita tentang Menyudahi” ini perlu disampaikan ke masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi di masa sekarang,” ujarnya.

Ardhito Pramono menambahkan, perjuangan dirinya dan Marion Jola dalam membangun karier musik hingga akhirnya sukses memenangkan penghargaan, membuat penonton web series jadi lebih dekat dengan cerita yang disampaikan.

Baca Juga: Menarik Banyak Pecinta Film Tanah Air, Cerita Skripsick Bikin Penonton Terhibur

“Dalam mewujudkan impian, tentu ada berbagai support system yang diperlukan, mulai dukungan moral hingga alat untuk berkreasi,” ungkap Ardhito.
(tsa)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top