Kekasih Anda Stres Saat Pandemi Covid-19? Ini Tips Mengatasinya
Sabtu, 18 April 2020 - 11:31 WIB
loading...
Ketika orang terdekat Anda mengalami stres, baik keluarga, teman, sahabat atau kekasih, ada trik yang dapat mengatasi masalah tersebut. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Banyak orang di dunia ini yang merasa cemas, stres, dan panik karena pandemi virus corona atau COVID-19 dan ini menjadi semakin sulit untuk memberikan dukungan kepada orang yang Anda cintai.
Ketika orang terdekat Anda mengalami stres, baik keluarga, teman, sahabat atau kekasih, ada trik yang dapat mengatasi masalah tersebut. Seperti dilansir Times of India, berikut ulasannya.
1. Menjadi pendengar
Sering kali, orang tidak mau mendengar hal-hal seperti 'jangan terlalu keras' atau 'jangan dipikirkan,' atau 'semuanya akan baik-baik saja'. Sebaliknya, Anda harus mendorong mereka untuk berbicara tentang perasaan mereka. Mungkin membantu mereka sampai pada kesimpulan mereka sendiri tentang bagaimana mengubah perasaan atau perilaku mereka untuk merasa lebih baik.
2. Validasi perasaan mereka
Selama masa-masa yang tidak pasti, upaya Anda yang bermaksud baik untuk menghibur orang lain dapat menjadi kebalikan dari apa yang Anda coba lakukan. Sebaliknya, cobalah memvalidasi perasaan mereka. Mengenali perasaan mereka mungkin membantu mereka mengeksplorasi mengapa mereka merasa seperti itu.
3. Ungkapkan kata-kata dengan hati-hati
Kata-kata yang Anda gunakan untuk menghibur orang lain dapat memiliki efek berbeda berdasarkan cara Anda mengucapkannya. Coba gunakan bahasa yang mengekspresikan simpati, perhatian, dan kepedulian. Tunjukkan pada mereka bahwa Anda memahami perasaan dan perhatian mereka. Mengakui perasaan orang lain atau menawarkan perspektif dapat membantu.
Ketika orang terdekat Anda mengalami stres, baik keluarga, teman, sahabat atau kekasih, ada trik yang dapat mengatasi masalah tersebut. Seperti dilansir Times of India, berikut ulasannya.
1. Menjadi pendengar
Sering kali, orang tidak mau mendengar hal-hal seperti 'jangan terlalu keras' atau 'jangan dipikirkan,' atau 'semuanya akan baik-baik saja'. Sebaliknya, Anda harus mendorong mereka untuk berbicara tentang perasaan mereka. Mungkin membantu mereka sampai pada kesimpulan mereka sendiri tentang bagaimana mengubah perasaan atau perilaku mereka untuk merasa lebih baik.
2. Validasi perasaan mereka
Selama masa-masa yang tidak pasti, upaya Anda yang bermaksud baik untuk menghibur orang lain dapat menjadi kebalikan dari apa yang Anda coba lakukan. Sebaliknya, cobalah memvalidasi perasaan mereka. Mengenali perasaan mereka mungkin membantu mereka mengeksplorasi mengapa mereka merasa seperti itu.
3. Ungkapkan kata-kata dengan hati-hati
Kata-kata yang Anda gunakan untuk menghibur orang lain dapat memiliki efek berbeda berdasarkan cara Anda mengucapkannya. Coba gunakan bahasa yang mengekspresikan simpati, perhatian, dan kepedulian. Tunjukkan pada mereka bahwa Anda memahami perasaan dan perhatian mereka. Mengakui perasaan orang lain atau menawarkan perspektif dapat membantu.
Lihat Juga :