Presiden Jokowi Sambut Baik Usulan Penyelamatan Industri Perfilman Nasional
Kamis, 11 Maret 2021 - 01:26 WIB
loading...
Presiden Jokowi menerima dan menyambut baik permintaan para pelaku industri film untuk menyelamatkan industri tersebut. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima dan menyambut baik permintaan para pelaku industri film untuk menyelamatkan industri tersebut dari hulu sampai hilir lantaran terkena dampak sangat besar akibat pandemi.
Para pelaku industri film yang terdiri dari produser film, sutradara, aktor, pemilik bioskop, dan pengurus asosiasi serta Badan Perfilman Indonesia mengajukan lima permintaan kepada pemerintah. Yaitu stimulus untuk distribusi film lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan mekanisme yang transparan, kampanye "Kembali Menonton di Bioskop" berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Satgas COVID-19 untuk menghilangkan stigma negatif menonton bioskop di kala pandemi, keringanan pajak hiburan atas bisnis film Indonesia, langkah cepat, nyata, dan tegas memberantas pembajakan film, serta percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri film.
Baca Juga: Arya Saloka Terancam Dikunciin Putri Anne saat Lakukan Ini
Presiden Jokowi meminta langkah konkret pemetaan stimulus dan rancangan penyebarannya yang dapat dipertanggungjawabkan. Presiden menyatakan akan segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menyusun paket stimulus seraya terus berkomunikasi dengan pelaku industri seiring dengan usaha penanggulangan COVID-19, vaksinasi, dan pemulihan ekonomi nasional.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, kementeriannya akan melakukan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) untuk bioskop seperti dilakukan di sektor pariwisata lain demi meyakinkan penonton. Pemerintah Pusat juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mulai melakukan pembukaan bioskop-bioskop di area kuning yang belum dibuka.
Untuk menangani pembajakan, Presiden Jokowi akan segera membuat satuan kerja yang merupakan gabungan antara Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Untuk vaksinasi, Sandiaga sedang melakukan pendataan hingga 14 Maret 2021, berkoordinasi dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan vaksinasi bisa dimulai pada awal April 2021.
"Segenap pekerja film berterima kasih atas respon cepat Bapak Presiden, Menparekraf, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju. Semoga setiap langkah konkret koordinasi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri akan mengembalikan film Indonesia berjaya di bioskop dan menempati hati penonton tercintanya. Bagi kami film Indonesia adalah bakti untuk negeri dan kami siap bekerja sama serta menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang bersama pemerintah," beber Chand Parwez selaku Ketua Badan Perfilman Indonesia melalui siaran resminya, kemarin.
Para pelaku industri film yang terdiri dari produser film, sutradara, aktor, pemilik bioskop, dan pengurus asosiasi serta Badan Perfilman Indonesia mengajukan lima permintaan kepada pemerintah. Yaitu stimulus untuk distribusi film lewat dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan mekanisme yang transparan, kampanye "Kembali Menonton di Bioskop" berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Satgas COVID-19 untuk menghilangkan stigma negatif menonton bioskop di kala pandemi, keringanan pajak hiburan atas bisnis film Indonesia, langkah cepat, nyata, dan tegas memberantas pembajakan film, serta percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri film.
Baca Juga: Arya Saloka Terancam Dikunciin Putri Anne saat Lakukan Ini
Presiden Jokowi meminta langkah konkret pemetaan stimulus dan rancangan penyebarannya yang dapat dipertanggungjawabkan. Presiden menyatakan akan segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk menyusun paket stimulus seraya terus berkomunikasi dengan pelaku industri seiring dengan usaha penanggulangan COVID-19, vaksinasi, dan pemulihan ekonomi nasional.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, kementeriannya akan melakukan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) untuk bioskop seperti dilakukan di sektor pariwisata lain demi meyakinkan penonton. Pemerintah Pusat juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mulai melakukan pembukaan bioskop-bioskop di area kuning yang belum dibuka.
Untuk menangani pembajakan, Presiden Jokowi akan segera membuat satuan kerja yang merupakan gabungan antara Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Untuk vaksinasi, Sandiaga sedang melakukan pendataan hingga 14 Maret 2021, berkoordinasi dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan vaksinasi bisa dimulai pada awal April 2021.
"Segenap pekerja film berterima kasih atas respon cepat Bapak Presiden, Menparekraf, dan jajaran Kabinet Indonesia Maju. Semoga setiap langkah konkret koordinasi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri akan mengembalikan film Indonesia berjaya di bioskop dan menempati hati penonton tercintanya. Bagi kami film Indonesia adalah bakti untuk negeri dan kami siap bekerja sama serta menyiapkan langkah konkret dan strategi yang matang bersama pemerintah," beber Chand Parwez selaku Ketua Badan Perfilman Indonesia melalui siaran resminya, kemarin.
Lihat Juga :