Waspada! Diabetes dan Hipertensi Bisa Jadi Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik
Kamis, 11 Maret 2021 - 03:35 WIB
loading...
Foto Ilustrasi/Life Line Screening
A
A
A
JAKARTA - Diabetes dan hipertensi bisa menjadi faktor risiko penyakit ginjal kronik. Dua penyakit tersebut adalah ancaman terbesar bagi ginjal.
Sebesar 35% kasus hipertensi dan diabetes menjadi penyebab pasien ginjal kronik menjalani cuci darah. Sebanyak 2/3 pasien ginjal kronik menjalani cuci darah karena hipertensi dan diabetes.
Baca Juga: Jangan Salah, Ini Beda Baby Blues dan Depresi Pasca Melahirkan
Diabetes dan hipertensi datang secara bersamaan. Meski demikian, penyakit ini dapat dicegah dari awal sehingga bisa menekan beban.
"Diabetes dan tekanan darah adalah tinggi faktor kunci ginjal kronik. Kalau ada faktor risiko, harus peka dan diagnosis lebih dini," kata dr. Tunggul Diapari Situmorang dalam acara peringatan World Kidney Day 2021, Rabu (10/3).
Banyak orang mengidap diabetes dan atau hipertensi, namun tidak mengetahuinya. Berusahalah untuk mengendalikan dua kondisi ini. Itu akan menyelamatkan ginjal dari keausan ekstra yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi atau tekanan darah tinggi dari waktu ke waktu.
Sebesar 35% kasus hipertensi dan diabetes menjadi penyebab pasien ginjal kronik menjalani cuci darah. Sebanyak 2/3 pasien ginjal kronik menjalani cuci darah karena hipertensi dan diabetes.
Baca Juga: Jangan Salah, Ini Beda Baby Blues dan Depresi Pasca Melahirkan
Diabetes dan hipertensi datang secara bersamaan. Meski demikian, penyakit ini dapat dicegah dari awal sehingga bisa menekan beban.
"Diabetes dan tekanan darah adalah tinggi faktor kunci ginjal kronik. Kalau ada faktor risiko, harus peka dan diagnosis lebih dini," kata dr. Tunggul Diapari Situmorang dalam acara peringatan World Kidney Day 2021, Rabu (10/3).
Banyak orang mengidap diabetes dan atau hipertensi, namun tidak mengetahuinya. Berusahalah untuk mengendalikan dua kondisi ini. Itu akan menyelamatkan ginjal dari keausan ekstra yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi atau tekanan darah tinggi dari waktu ke waktu.
Lihat Juga :