Kolesterol Tinggi Bisa Fatal, Kenali Jenisnya dan Tangani dengan Mosehat
Senin, 22 Maret 2021 - 12:13 WIB
loading...
Kolesterol tinggi atau dislipidemia terjadi karena ketidakseimbangan kolesterol akibat tingginya kadar kolesterol. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Makanan berlemak memang sangat lezat, tetapi hati-hati bila berlebihan dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Kolesterol sendiri adalah zat yang diproduksi secara alami oleh organ hati, tetapi dapat pula ditemukan pada makanan yang berasa dari hewan, misalnya daging atau susu.
Baca juga: Kembali, Hari Patah Hati Nasional Terjadi usai Ikbal Fauzi Nikahi Novia Giana
Kolesterol tinggi atau dislipidemia terjadi karena ketidakseimbangan kolesterol akibat tingginya kadar kolesterol. Pun begitu, tak selalu memberi dampak buruk bagi tubuh selama dalam kadar normal.
Ada tiga jenis kolesterol dalam tubuh yang perlu diketahui, yakni yang pertama kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein/ LDL ) yang dapat menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan penyempitan bila kadarnya terlalu tinggi. Kolesterol ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan serangan jantung.
Kedua, kolesterol baik (High Density Lipoprotein/HDL) yang memiliki fungsi penting bagi tubuh. Semakin tinggi kadar HDL, maka akan semakin baik. Jenis kolesterol ini berfungsi untuk mencegah terjadinya ateroma atau penyempitan pembuluh darah akibat lemak.
Ketiga yakni jenis trigliserida yang merupakan jenis lemak yang paling umum dalam tubuh. Jenis ini sebagai cadangan energi yang diperoleh dari makanan yang diolah menjadi dalam lemak dalam tubuh.
Baca juga: Kembali, Hari Patah Hati Nasional Terjadi usai Ikbal Fauzi Nikahi Novia Giana
Kolesterol tinggi atau dislipidemia terjadi karena ketidakseimbangan kolesterol akibat tingginya kadar kolesterol. Pun begitu, tak selalu memberi dampak buruk bagi tubuh selama dalam kadar normal.
Ada tiga jenis kolesterol dalam tubuh yang perlu diketahui, yakni yang pertama kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein/ LDL ) yang dapat menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan penyempitan bila kadarnya terlalu tinggi. Kolesterol ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan serangan jantung.
Kedua, kolesterol baik (High Density Lipoprotein/HDL) yang memiliki fungsi penting bagi tubuh. Semakin tinggi kadar HDL, maka akan semakin baik. Jenis kolesterol ini berfungsi untuk mencegah terjadinya ateroma atau penyempitan pembuluh darah akibat lemak.
Ketiga yakni jenis trigliserida yang merupakan jenis lemak yang paling umum dalam tubuh. Jenis ini sebagai cadangan energi yang diperoleh dari makanan yang diolah menjadi dalam lemak dalam tubuh.
Lihat Juga :