Jadi Pilot Project Zona Hijau COVID-19, Ubud Terapkan Vaksinasi Massal Sistem Banjar
Jum'at, 26 Maret 2021 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Vaksinasi massal berbasis banjar ini telah diberikan kepada 32.000 orang dari 47.000 orang yang telah didata. Rencananya, kata Mahayastra, vaksin tahap kedua akan diberikan setelah delapan minggu melakukan vaksin pertama.
"Desa-desa yang menjadi fokus pelaksanaan vaksin yaitu desa Kedewatan, Sayan, Petulu, dan Kelurahan Ubud dengan jumlah banjar mencapi 33 banjar. Vaksinasi massal sistem banjar menuju Ubud hijau dipastikan selesai dalam waktu 5 hari," kata Mahayastra.
Inovasi sistem yang dilakukan oleh Pemkab Gianyar tersebut diapresiasi oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Koster meyakini bahwa manajemen vaksin berbasis banjar dengan melibatkan semua dinas atau organisasi perangkat daerah dapat mempercepat proses vaksinasi.
Baca Juga: Pelaku Pariwisata Divaksin, Bali Siap Kembali Terima Wisatawan
"Saya berharap agar nantinya apa yang diterapkan di Gianyar oleh Bupati Gianyar bisa dilakukan di kabupaten yang lain sehingga percepatan vaksinasi di Provinsi Bali yang diprioritaskan oleh Presiden dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan target yang ditentukan," katanya.
"Desa-desa yang menjadi fokus pelaksanaan vaksin yaitu desa Kedewatan, Sayan, Petulu, dan Kelurahan Ubud dengan jumlah banjar mencapi 33 banjar. Vaksinasi massal sistem banjar menuju Ubud hijau dipastikan selesai dalam waktu 5 hari," kata Mahayastra.
Inovasi sistem yang dilakukan oleh Pemkab Gianyar tersebut diapresiasi oleh Gubernur Bali I Wayan Koster. Koster meyakini bahwa manajemen vaksin berbasis banjar dengan melibatkan semua dinas atau organisasi perangkat daerah dapat mempercepat proses vaksinasi.
Baca Juga: Pelaku Pariwisata Divaksin, Bali Siap Kembali Terima Wisatawan
"Saya berharap agar nantinya apa yang diterapkan di Gianyar oleh Bupati Gianyar bisa dilakukan di kabupaten yang lain sehingga percepatan vaksinasi di Provinsi Bali yang diprioritaskan oleh Presiden dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan target yang ditentukan," katanya.
(tsa)
Lihat Juga :