Belum Tayang, Drama Snowdrop Dicurigai Memiliki Distorsi Sejarah
Sabtu, 27 Maret 2021 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah pernyataan JTBC tentang kontroversi seputar drama Snowdrop. Snowdrop bukanlah drama yang meremehkan gerakan pro-demokrasi atau mengagungkan menjadi mata-mata atau bekerja untuk NSP," jelas JTBC.
Snowdrop adalah komedi hitam yang menyindir pemilihan presiden yang terjadi pada 1980-an di bawah rezim militer selama ketegangan Utara-Selatan di semenanjung Korea. Ini juga merupakan melodrama tentang pria dan wanita muda yang menjadi korban dari situasi itu.
"Kami menerima berbagai macam kritik setelah kalimat tertentu diambil di luar konteks dari bagian sinopsis yang tidak lengkap yang bocor secara online, tetapi semua ini didasarkan pada spekulasi belaka," kata JTBC.
"Khususnya, tuduhan seperti drama tersebut akan menunjukkan mata-mata Korea Utara yang memimpin gerakan pro-demokrasi dan drama tersebut membuat seorang aktivis mahasiswa menjadi karakter dan drama yang mengagungkan Badan Perencanaan Keamanan Nasional," sambungnya.
Baca Juga : Assalamualaikum Calon Imam Season 2 Mulai Diproduksi, Tayang di 16 Negara Akhir Tahun
Snowdrop adalah komedi hitam yang menyindir pemilihan presiden yang terjadi pada 1980-an di bawah rezim militer selama ketegangan Utara-Selatan di semenanjung Korea. Ini juga merupakan melodrama tentang pria dan wanita muda yang menjadi korban dari situasi itu.
"Kami menerima berbagai macam kritik setelah kalimat tertentu diambil di luar konteks dari bagian sinopsis yang tidak lengkap yang bocor secara online, tetapi semua ini didasarkan pada spekulasi belaka," kata JTBC.
"Khususnya, tuduhan seperti drama tersebut akan menunjukkan mata-mata Korea Utara yang memimpin gerakan pro-demokrasi dan drama tersebut membuat seorang aktivis mahasiswa menjadi karakter dan drama yang mengagungkan Badan Perencanaan Keamanan Nasional," sambungnya.
Baca Juga : Assalamualaikum Calon Imam Season 2 Mulai Diproduksi, Tayang di 16 Negara Akhir Tahun
Lihat Juga :