PTM Digelar, Ahli Ingatkan Vaksinasi agar Terus Berjalan
Jum'at, 09 April 2021 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
“India pernah mengalami kasus harian bertambah hanya 10 ribu kasus. Namun beberapa hari kemudian naik 100.000 kasus. Jadi, susah diprediksi,” jelas Prof Tjandra.
Menurutnya, para orang tua murid tak perlu kawatir meskipun anak-anak mereka belum divaksinasi. Vaksinasi Covid-19 masih dalam taraf uji klinis, sehingga belum bisa diberikan pada tahun ajaran baru nanti.
“Orang tua tak perlu cemas, kasus penularan Covid-19 pada anak-anak, seperti murid pendidikan anak usia dini relatif sedikit dibandingkan pada orang dewasa lansia. Kecuali itu, guru-guru mereka baru boleh mengajar apabila sudah divaksinasi. Meski begitu orang tua diberikan wewenang untuk membolehkan anaknya ikut PTM atau tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ),” papar Prof Tjandra.
Baca Juga : Kehilangan Gairah Seks? Tingkatkan Libido dengan Kacang Pinus
Ia berharap vaksinasi Covid-19 harus tetap berjalan, sambil pemerintah mencari solusi terhadap sejumlah negara produsen vaksin melakukan embargo atau ketidakmampuan pabrik vaksin memenuhi komitmennya.
Sementara itu, pengamat pendidikan Arief Rahman mengatakan bahwa sekarang sudah ada beberapa sekolah yang menyelenggarakan PTM dan itu akan dikendalikan juga oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Menurutnya, para orang tua murid tak perlu kawatir meskipun anak-anak mereka belum divaksinasi. Vaksinasi Covid-19 masih dalam taraf uji klinis, sehingga belum bisa diberikan pada tahun ajaran baru nanti.
“Orang tua tak perlu cemas, kasus penularan Covid-19 pada anak-anak, seperti murid pendidikan anak usia dini relatif sedikit dibandingkan pada orang dewasa lansia. Kecuali itu, guru-guru mereka baru boleh mengajar apabila sudah divaksinasi. Meski begitu orang tua diberikan wewenang untuk membolehkan anaknya ikut PTM atau tetap pembelajaran jarak jauh (PJJ),” papar Prof Tjandra.
Baca Juga : Kehilangan Gairah Seks? Tingkatkan Libido dengan Kacang Pinus
Ia berharap vaksinasi Covid-19 harus tetap berjalan, sambil pemerintah mencari solusi terhadap sejumlah negara produsen vaksin melakukan embargo atau ketidakmampuan pabrik vaksin memenuhi komitmennya.
Sementara itu, pengamat pendidikan Arief Rahman mengatakan bahwa sekarang sudah ada beberapa sekolah yang menyelenggarakan PTM dan itu akan dikendalikan juga oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Lihat Juga :