Geliat Wisata Ujung Aspal yang Tak Beraspal di Purwakarta

Minggu, 11 April 2021 - 11:56 WIB
loading...
Geliat Wisata Ujung...
Salah satu lokasi berkemah di Kawasan Wisata Ujung Aspal, Purwakarta, berada di dalam hutan pinus yang cukup luas. Foto/MPI/Asep Supiandi
A A A
PURWAKARTA - Sejumlah destinasi wisata alam di Kabupaten Purwakarta , Jawa Barat, mulai menggeliat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan di masa pandemi, jenis wisata ini banyak diburu wisatawan karena dinilai cukup aman dari penularan COVID-19.

Namun sayang, potensi wisata di Purwakarta tersebut belum terkelola secara maksimal. Terutama fasilitas penunjang berupa keterbatasan sarana dan prasarana infrastruktur sebagai akses masuk.

Baca Juga: 6 Alasan Anda Harus Rasakan Buka Puasa bersama Keluarga di Hotel Lido Lake Resort Bogor

Salah satunya akses masuk ke Kawasan Wisata Ujung Aspal yang berada di lereng Gunung Burangrang, Kampung Pasir Muncang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes. Sebenarnya tempat wisata ini memiliki potensi alam yang luar biasa, yakni sebuah hutan pinus beriklim sejuk dengan berbagai spot panorama alam yang menarik.

Fasilitas untuk sebuah wisata alam di lokasi tersebut cukup lengkap, mulai fasilitas berkemah, tempat ibadah, MCK, jogging track, dan spot-spot menarik lain yang memberikan sensasi luar biasa bagi wisatawan. Daya tarik lain adalah tarif masuk yang terbilang murah, yakni Rp10.000 per orang. Jika ingin berkemah, wisatawan tinggal menambah Rp25.000 per orang.

Untuk berkemah, wisatawan tidak perlu repot-repot membawa perlengkapan camping dari rumah. Pengelola sudah menyiapkan fasilitas lengkap seperti tenda, ayunan gantung (hammock), dan kayu bakar untuk api unggun. Untuk sekali pakai, tarif sewa tenda hanya Rp150.000 dengan kapasitas 4-6 orang.

Akan tetapi, keindahan panorama alam dan fasilitas lengkap tersebut terkendala oleh akses masuk. Kondisi jalan sepanjang 1,5 km dari Jalan Raya Kiarapedes-Sagalaherang menuju lokasi, kondisinya rusak parah. Aspalnya banyak mengelupas dan berlubang serta beberapa ruas jalan hanya berupa hamparan batu. Sementara jalur yang dilalui terbilang sempit, dengan medan menanjak terjal dan terdapat beberapa tikungan tajam sehingga wisatawan harus ekstra hati-hati saat melintasi jalur itu.

Ketua Karang Taruna yang ikut mengelola Wisata Ujung Aspal, Waluyo (38), mengatakan, sempat ada wacana akan ada pembangunan jalan menuju kawasan ini. Namun, rencana pembangunan di tahun 2021 belum ada kabar kembali kapan bakal direalisasikan.

"Kami sudah menanyakan rencana pembangunan tempo hari. Tapi belum ada jawaban pasti terkait rencana itu," kata Waluyo kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (11/4).

Dia menyebutkan, tempat wisata ini dikelola oleh Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) serta Karang Taruna. Adapun luasannya mencapai 27 hektare dan baru terkelola sekitar 4 hektare.

Baca Juga: Masyarakat Antusias Serbu Kebun Edukasi Lampung Selatan

Beberapa spot wisata andalan di kawasan itu yakni jembatan gantung, Curug Pamoyanan, dan Situs Goa Panyileukan. Tidak kurang 1.000 wisatawan selalu berwisata di Ujung Aspal dengan mengunjungi ketiga spot andalan tersebut. Biasanya wisatawan membeludak saat akhir pekan atau libur panjang.

"Kami berharap potensi besar kawasan wisata ini direspons pemerintah kabupaten atau provinsi. Di masa pandemi ini Wisata Ujung Aspal cukup membantu ekonomi warga sekitar. Kami berharap COVID-19 segera berakhir," ujar Waluyo.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Destinasi Ramah...
Ini Destinasi Ramah Anak untuk Mengisi Liburan Sekolah di Jakarta
Bukan Sekadar Tempat...
Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Bandung Jadi Destinasi...
Bandung Jadi Destinasi Favorit saat Libur Panjang, Ini 3 Tempat Wisata Paling Hits
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Berita Terkini
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
Garap Proyek Listrik...
Garap Proyek Listrik di Sumba, Liliana Tanoesoedibjo Optimistis Indonesia Bersinar di Miss World 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved